www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi MBG, Insentif Operasional Dapur Rp6 Juta per Hari Ikut Dievaluasi
Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:06:08 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) membuka peluang untuk mengubah bahkan menghentikan skema insentif operasional sebesar Rp6 juta per hari yang selama ini diberikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kebijakan tersebut tengah dikaji sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Evaluasi dilakukan setelah pemerintah menemukan adanya lonjakan jumlah dapur MBG yang berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran negara.

Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan pihaknya sedang menelaah efektivitas pemberian insentif operasional kepada dapur MBG agar program dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.

"Ya, insentif Rp6 juta (per hari tiap SPPG) akan kami evaluasi," ujar Nanik, Jumat (12/6).

Menurutnya, evaluasi tersebut hanya menyangkut dana operasional dapur dan tidak akan memengaruhi alokasi anggaran bahan baku makanan bagi penerima manfaat program MBG.

Nanik menegaskan bahwa biaya bahan baku sebesar Rp10.000 per porsi merupakan komponen anggaran yang berbeda dengan insentif operasional dapur.

"Rp10 ribu (per porsi) itu kan bahan baku, tidak ada kaitannya dengan Rp6 juta per hari. Kita evaluasi insentif Rp6 juta supaya efisien," katanya.

Dipicu Temuan Pembengkakan Jumlah Dapur

Rencana evaluasi muncul setelah pemerintah menemukan jumlah dapur MBG yang beroperasi melampaui target awal program.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa program MBG semula dirancang memiliki sekitar 21.000 titik dapur. Namun dalam perkembangannya, jumlah tersebut meningkat menjadi 27.877 titik atau bertambah 6.877 dapur dari target awal.

Menurut Zulhas, peningkatan jumlah dapur tersebut berdampak langsung terhadap kebutuhan anggaran karena setiap dapur memperoleh insentif operasional Rp6 juta per hari.

"Nah, ada membengkak 6.877 titik. Kalau Rp6 juta satu hari, maka satu bulan ada pengeluaran lebih dari Rp1 triliun pemborosan," ujarnya.

Ia memperkirakan tambahan beban anggaran akibat pembengkakan jumlah dapur tersebut dapat mencapai lebih dari Rp12 triliun dalam setahun apabila tidak segera dilakukan penataan ulang.

Dapur MBG di Wilayah 3T Ikut Disorot

Pemerintah juga menemukan peningkatan jumlah dapur MBG di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dari kebutuhan awal sekitar 2.000 titik, jumlah dapur MBG di wilayah 3T tercatat meningkat menjadi 8.617 titik.

Temuan tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah untuk melakukan penataan ulang program MBG, termasuk mengevaluasi sejumlah komponen pembiayaan yang dinilai berpotensi menimbulkan inefisiensi.

Selain menjadi perhatian pemerintah, skema insentif operasional Rp6 juta per hari juga masuk dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program MBG yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief, sebelumnya menyebut dana insentif operasional SPPG diduga menjadi salah satu komponen yang dimanfaatkan oleh sejumlah mantan pejabat BGN yang kini telah berstatus tersangka.

"Kurang lebih yang Rp6 juta itu. Yang per hari kan," kata Syarief.

Meski demikian, Nanik mengaku tidak mengetahui secara rinci dugaan penyalahgunaan dana tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kejaksaan Agung.

"Wah, nggak tahu saya soal itu, tanya Kejagung dong, masa tanya sama saya," ujarnya.

Skema Availability-Based Akan Ditinjau Ulang

Sebagai informasi, pemberian insentif operasional Rp6 juta per hari diatur dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 244 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah Program MBG Tahun Anggaran 2025.

Dana tersebut diberikan menggunakan skema availability-based atau berbasis ketersediaan layanan. Dengan mekanisme ini, insentif tidak dihitung berdasarkan jumlah porsi makanan yang disalurkan, melainkan diberikan untuk memastikan dapur tetap siap beroperasi dan melayani penerima manfaat.

Sebelumnya, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa skema tersebut dirancang sebagai kompensasi bagi mitra yang membangun dan mengelola dapur MBG menggunakan investasi sendiri tanpa dukungan dana pembangunan dari APBN.

Namun, seiring upaya pemerintah menekan potensi pemborosan anggaran, skema insentif tersebut kini menjadi salah satu aspek yang akan ditinjau ulang. Hasil evaluasi nantinya akan menentukan apakah besaran insentif tetap dipertahankan, disesuaikan, atau diganti dengan mekanisme baru yang dianggap lebih efisien dan akuntabel.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved