www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Diduga Sadap Presiden Sejak 2025, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polri Terancam 10 Tahun Penjara
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
Selasa, 06 Oktober 2026 - 08:42:11 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA - Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) pada kuartal IV 2026 untuk membantu 13,3 juta pekerja. Bantuan tersebut diberikan untuk periode Oktober hingga Desember 2026 dengan total Rp900.000 untuk setiap penerima.

Besaran bantuan itu berasal dari pembayaran Rp300.000 per bulan selama tiga bulan. Sementara total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program BSU 2026 diperkirakan mencapai Rp12 triliun.

Informasi mengenai BSU 2026 kini mulai banyak dicari pekerja. Masyarakat ramai mengakses laman pengecekan BSU milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait penyaluran bantuan.

Namun, hingga kini pencairan BSU sebesar Rp900.000 tersebut belum dilakukan. Sejumlah masyarakat juga mengeluhkan laman pengecekan BSU yang disebut sulit diakses.

Salah satu keluhan disampaikan akun @efoseptian melalui akun X resmi Kemnaker.

"Ini website cek BSU gak bisa diakses dari tadi, min," tulisnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kemnaker meminta masyarakat bersabar dan menunggu pengumuman resmi mengenai pelaksanaan BSU 2026.

Kemnaker menyatakan informasi mengenai perkembangan program akan disampaikan melalui kanal komunikasi dan media sosial resmi kementerian.

"Mohon menunggu informasi selanjutnya terkait BSU 2026, ya, Rekan. Informasi terbaru akan disampaikan melalui kanal dan media sosial resmi Kemnaker. Jadi, pantau terus agar tidak ketinggalan informasinya!" tulis Kemnaker melalui media sosial resminya.

Kemnaker juga mengimbau masyarakat agar mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah. Langkah ini penting untuk menghindari informasi yang belum terverifikasi terkait jadwal maupun mekanisme pencairan BSU.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah akan kembali memberikan BSU kepada 13,3 juta pekerja untuk periode Oktober-Desember 2026.

Masing-masing penerima akan memperoleh Rp300.000 setiap bulan selama tiga bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima setiap pekerja mencapai Rp900.000.

"Dan yang ketiga adalah pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah. Di mana bantuan subsidi upah ini diberikan satu kali untuk tiga bulan dan per bulannya sebesar Rp300 ribu. Dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun," ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, pemerintah masih perlu menyiapkan sejumlah regulasi sebelum program tersebut diberlakukan. Salah satunya adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan BSU.

"Nanti kita mesti mempersiapkan PMK-nya, menyiapkan yang lain, dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kita bisa umumkan kapan itu berlaku," kata Airlangga.

Dengan skema tersebut, penerima BSU 2026 nantinya memperoleh total Rp900.000 untuk tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2026.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan dan mengumumkan tanggal resmi pencairan BSU 2026. Pekerja diminta terus memantau informasi melalui kanal resmi Kemnaker untuk mengetahui perkembangan terbaru program tersebut.

Sumber: Okezone


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
KSP sekaligus eks Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terseret kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo.(foto: bandunghariini.com)Diduga Sadap Presiden Sejak 2025, Listyo Sigit dan 2 Jenderal Polri Terancam 10 Tahun Penjara
Mabes Polri gelar konferensi pers terkait penetapan tiga jenderal polisi sebagai tersangka dugaan penyadapan Presiden.(foto: detik.com)Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Seret 3 Jenderal Termasuk Mantan Kapolri Listyo Sigit
Tiga Polisi jadi tersangka kasus dugaan penyadapan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Tiga Polisi jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal
UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
  Presiden RI, Prabowo Subianto dan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.(foto: fajar.co.id)Aksi Penyadapan Diduga Sejak 2025-2026, Siapa Saja Targetnya?
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra.(foto: int)Tiga Jenderal Polri jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden, Yusril Minta Publik Bersabar
Polisi kembali gerebek kampung narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Polisi Gerebek Tiga Gang di Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Diamankan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved