www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Cak Imin Beberkan 3 Strategi Prabowo Atasi Kemiskinan, Ini Fokus Baru Kemenko PM
Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:04:59 WIB
Menko PM, Muhaimin Iskandar.(foto: barkah/halloriau.com)
Menko PM, Muhaimin Iskandar.(foto: barkah/halloriau.com)

PEKANBARU – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengarahkan strategi pengentasan kemiskinan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, bukan sekadar penyaluran bantuan sosial.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM), Muhaimin Iskandar menyebut, penguatan data sosial ekonomi, perubahan pola penanganan kemiskinan, dan keterlibatan masyarakat sebagai tiga fondasi utama kebijakan tersebut.

Strategi itu disampaikan Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, seusai menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 di Pondok Pesantren Dar El Hikmah, Pekanbaru, Kamis (22/10/2026).

Menurut Cak Imin, pemerintah membutuhkan pendekatan yang lebih terintegrasi agar program pengentasan kemiskinan menjangkau kelompok masyarakat yang tepat sekaligus memberikan dampak jangka panjang.

“Data tunggal sosial ekonomi ini bisa menjadi rujukan penanggulangan kemiskinan secara terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran,” ujar Cak Imin.

Pijakan pertama adalah penggunaan data tunggal sosial ekonomi sebagai acuan dalam merancang dan menjalankan program penanggulangan kemiskinan.

Pemerintah menyebut terdapat sedikitnya 23 juta sasaran yang perlu ditangani, dengan perhatian terhadap 88 kabupaten dan sekitar 6.000 desa.

Data yang terintegrasi dinilai penting untuk mengurangi risiko ketidaktepatan sasaran dan tumpang tindih program.

Namun, efektivitas kebijakan ini tetap bergantung pada akurasi data, pembaruan kondisi masyarakat, serta koordinasi antarlembaga dalam pelaksanaannya.

Pijakan kedua menyangkut perubahan paradigma penanganan kemiskinan. Pemerintah ingin menggeser pendekatan yang selama ini bertumpu pada bantuan sosial menuju program yang mampu meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi penerima manfaat.

“Paradigma kerja telah bergeser sejak pemerintahan Presiden Prabowo yaitu dari bantuan sosial bergeser kepada pemberdayaan," tuturnya.

"Sehingga, setiap APBN yang keluar dari berbagai kementerian dan lembaga adalah untuk memberdayakan,” jelas Ketua Umum PKB itu.

Melalui pendekatan tersebut, belanja negara diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat kemampuan ekonomi keluarga.

Meski demikian, perubahan orientasi anggaran perlu disertai program yang terukur, mulai dari peningkatan keterampilan, akses terhadap modal dan pasar, hingga pendampingan usaha.

Tanpa dukungan tersebut, pemberdayaan berisiko berhenti sebagai target kebijakan tanpa menghasilkan kemandirian yang berkelanjutan.

Bantuan sosial juga tetap memiliki peran penting dalam melindungi masyarakat rentan. Karena itu, pergeseran menuju pemberdayaan perlu dilakukan dengan memastikan kelompok yang belum mampu mandiri tidak kehilangan akses terhadap perlindungan dasar.

Pijakan ketiga adalah memperluas partisipasi masyarakat dalam agenda pemberdayaan. Pemerintah menilai pengentasan kemiskinan tidak dapat hanya mengandalkan program kementerian dan lembaga, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pelaksanaan program sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif.

Keberhasilan tiga strategi itu pada akhirnya akan ditentukan oleh hasil nyata di lapangan. Ketepatan penerima program, peningkatan pendapatan rumah tangga, bertambahnya kesempatan kerja, dan berkurangnya ketergantungan terhadap bantuan sosial menjadi sejumlah indikator penting untuk menilai efektivitas kebijakan.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
  Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
ist.KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok PT Djarum, Praktik Diduga Berlangsung Sejak 2010 dan Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved