www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Periksa Istri Muda Bupati Kuansing Pasc OTT, Telusuri Dugaan Aliran Dana Suap
Rabu, 01 Juli 2026 - 06:15:02 WIB
Suci Nitia Edward (tengah).
Suci Nitia Edward (tengah).

PEKANBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Suci Nitia Edward atau SC di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2026), setelah yang bersangkutan diamankan dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

SC diketahui merupakan istri Suhardiman Amby, Bupati Kuansing.

SC dibawa ke Jakarta bersama empat orang lainnya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka merupakan bagian dari 10 orang yang diamankan KPK dalam operasi yang berlangsung di wilayah Kuansing dan Jakarta sejak Senin (29/6/2026).

Dari jumlah tersebut, penyidik memilih lima orang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.

Lima orang tersebut terdiri atas tiga pihak swasta, satu aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kuansing, serta satu anggota keluarga penyelenggara negara yang merujuk kepada SC.

KPK mendalami keterangan SC untuk menelusuri dugaan aliran dana dalam perkara yang sedang ditangani.

Pernah Menjadi Sorotan pada 2018

Berdasarkan berbagai sumber yang dihimpun, nama Suci Nitia pernah menjadi perhatian publik pada April 2018 ketika persoalan rumah tangga Suhardiman Amby mencuat ke ruang publik.

Saat itu, Suhardiman menyatakan hubungan pernikahannya dengan Suci dilakukan secara nikah siri atau tidak tercatat secara resmi.

Persoalan tersebut menjadi perhatian setelah istri sah Suhardiman, Hj. Yulia Herman, mendatangi rumah Suci di kawasan Jalan Wonosari, Gang Suka Mulya, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Dalam pemberitaan saat itu, orang tua Suci disebut membenarkan bahwa putrinya telah menikah siri dengan Suhardiman.

Kasus tersebut juga sempat dilaporkan ke Polsek Bukit Raya dan ke DPD Partai Hanura, tempat Suhardiman bernaung saat itu, terkait dugaan pelanggaran etika internal partai.

Suhardiman ketika itu menyatakan pernikahan dilakukan untuk menghindari perbuatan yang dilarang agama. Sementara istri sahnya menolak tindakan tersebut.

Hingga kini tidak ditemukan informasi mengenai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap terkait persoalan tersebut.

Dalam berbagai dokumen dan aktivitas resmi hingga 2026, Hj. Yulia Herman masih tercatat sebagai istri sah Suhardiman Amby.

KPK Masih Mencari Suhardiman dan Sekda

Sementara SC menjalani pemeriksaan di Jakarta, keberadaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain masih belum diketahui.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim penyidik masih melakukan pencarian terhadap keduanya.

Menurut Budi, terdapat indikasi kebocoran informasi di lapangan yang menyebabkan kedua pejabat tersebut belum berhasil ditemukan.

"Kami akan terus menelusuri informasi tersebut. Yang pasti memang tim melakukan pencarian kepada pihak-pihak terkait, di antaranya bupati dan juga sekda yang sampai dengan saat ini belum ditemukan posisinya," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK.

KPK juga mengimbau Suhardiman Amby dan Zulkarnain untuk bersikap kooperatif serta memenuhi panggilan penyidik.

Dalam proses pencarian, KPK berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Dugaan Jual Beli Jabatan Naik ke Tahap Penyidikan

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

KPK menduga terdapat praktik pemberian uang yang berkaitan dengan pengisian jabatan Sekretaris Daerah.

Dalam proses penyelidikan, penyidik menyita sejumlah barang bukti, di antaranya catatan transaksi keuangan elektronik dan satu unit kendaraan roda empat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Selain itu, penyidik juga memasang garis penyegelan di enam ruangan di kompleks Pemerintah Kabupaten Kuansing serta satu ruangan milik Ketua DPRD Kuansing untuk kepentingan penyidikan.

Setelah melakukan gelar perkara pada Selasa (30/6/2026), KPK resmi meningkatkan penanganan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan identitas para tersangka beserta konstruksi perkara akan diumumkan setelah seluruh proses administrasi penetapan tersangka dan penahanan selesai dilakukan.

"Untuk konferensi pers, kita jadwalkan esok siang atau sore. Jadi pasca seluruh rangkaian formil penetapan tersangka dan juga penahanan sudah selesai dilakukan. Sehingga nanti kawan-kawan bisa melihat secara utuh konstruksi dugaan suapnya seperti apa, pihak-pihak yang diduga terkait yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka siapa saja, nanti kami akan sampaikan," ujar Budi.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
  Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved