www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Selamat dari Terkaman Buaya di Inhil, Arbain Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
Selasa, 01 September 2026 - 20:38:45 WIB
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

INHIL - Ketangguhan luar biasa ditunjukkan oleh Arbain, seorang nelayan asal Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Riau.

Ia berhasil selamat dari maut setelah berduel dan lolos dari terkaman buaya berukuran empat hingga lima meter di Sungai Selat Bantal Besar, Desa Selat Nama, pada Minggu (30/8/2026) dini hari.

Meski menderita 12 luka gigitan parah di kaki kanannya, Arbain kini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Awalnya, korban tengah mencari kepiting di perairan tersebut.

Petaka datang ketika parang miliknya terjatuh ke sungai. Saat ia berusaha mengambil parang dan hendak naik kembali ke atas kapalnya (pompong), seekor buaya raksasa tiba-tiba menyambar kaki kanannya.

Dalam kondisi digigit berkali-kali, Arbain tidak menyerah. Ia melakukan perlawanan sengit hingga gigitan predator tersebut terlepas.

Dengan sisa tenaga, ia bergegas memanjat sebuah pohon yang berada tak jauh dari titik serangan.

Di atas pohon itulah, Arbain harus melalui enam jam yang mencekam dalam kegelapan malam, menunggu air sungai surut dan memastikan satwa liar tersebut benar-benar pergi.

Setelah situasi dirasa aman pada pagi harinya, ia turun, membalut luka robek di kakinya dengan alat seadanya, dan memacu pompongnya pulang.

"Waktu mau naik ke pompong, kaki saya tiba-tiba diterkam. Saya sempat melawan dan bertahan di atas pohon selama enam jam sampai buayanya pergi," ungkap Arbain.

Kejadian ini semakin menambah daftar panjang konflik antara manusia dan satwa liar di kawasan perairan Inhil.

Camat Tanah Merah, Mulyadi membenarkan peristiwa tersebut dan menyoroti eskalasi serangan buaya yang mengkhawatirkan di wilayahnya.

"Kejadian ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi dalam bulan ini di Tanah Merah. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai, terutama pada malam hingga pagi hari, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari hal-hal yang memicu serangan satwa liar," tegas Mulyadi.

Pemerintah setempat kini terus memberikan peringatan keras agar para nelayan mengurangi aktivitas di titik-titik rawan predator, guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
  Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved