www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bupati Inhil Tegaskan Pinjaman Rp200 Miliar untuk Jaga Pembangunan 2026, Ketua DPRD Pilih Bungkam
Minggu, 30 November 2025 - 21:25:45 WIB
Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna.(foto: yendra/halloriau.com)
Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna.(foto: yendra/halloriau.com)

TEMBILAHAN - Pemkab Inhil tengah menyiapkan rencana pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) pada APBD 2026.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga dinamika pembangunan di tengah tekanan fiskal akibat pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional.

Bupati Inhil, H Herman menegaskan, pinjaman menjadi langkah strategis agar pembangunan tidak stagnan meskipun pendapatan daerah mengalami penurunan signifikan.

“Pembangunan tidak boleh berhenti hanya karena ruang fiskal mengecil. Jika pusat memangkas TKD, daerah harus mencari alternatif pembiayaan yang sah dan terukur,” ujar Bupati, Sabtu (29/11/2025) malam.

Bupati Herman memastikan, dirinya siap hadir dalam rapat Banggar DPRD Inhil untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai mekanisme, urgensi dan simulasi kemampuan daerah dalam mengembalikan pinjaman ke PT SMI, yang merupakan BUMN pembiayaan infrastruktur di bawah Kementerian Keuangan.

“Semua akan dijelaskan secara transparan. Ini menyangkut masa depan pembangunan Inhil, sehingga transparansi adalah harga mati,” tegasnya.

Sementara itu, di tengah sorotan publik terhadap rencana pinjaman tersebut, Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, justru memilih bungkam.

Saat dihubungi wartawan melalui sambungan WhatsApp untuk dimintai komentar apakah DPRD setuju atau tidak terhadap rencana peminjaman daerah, ia tidak memberikan jawaban.

Sikap diam Ketua DPRD Inhil ini semakin memunculkan tanda tanya publik terkait arah politik anggaran dan posisi lembaga legislatif dalam menyikapi kebijakan pinjaman daerah yang cukup besar tersebut.

Pemkab Inhil mengalami penurunan kemampuan keuangan akibat penyesuaian TKD sebesar 21,7 persen, yang mengakibatkan banyak program prioritas berpotensi tertunda apabila tidak ada pembiayaan tambahan.

Menurut Bupati, pinjaman daerah merupakan instrumen legal yang dapat digunakan untuk kegiatan produktif seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, serta penyelesaian proyek tertunda.

Meski solusi, pinjaman daerah membawa konsekuensi jangka panjang berupa beban APBD, ketergantungan pada stabilitas PAD dan TKD, serta potensi penggeseran program jika pendapatan tak sesuai proyeksi.

Karenanya, kajian kelayakan menjadi unsur yang tidak dapat diabaikan.

Rencana pinjaman ini bukan kebijakan tunggal. Beberapa daerah di Riau juga memanfaatkan pinjaman untuk menjaga kesinambungan pembangunan di tengah tekanan fiskal.

Seperti Kabupaten Siak sempat memiliki utang dan tunda bayar signifikan, bahkan melunasi hampir Rp200 miliar pada 2025.

Kemudian, Kota Dumai memasukkan pos pinjaman daerah dalam RAPBD 2022 untuk menutup kebutuhan belanja pembangunan.

“Pinjaman daerah bukan hal baru. Yang penting adalah tata kelola yang baik, transparan, dan kemampuan pengembalian yang memadai,” jelas Bupati.

Rencana pinjaman Rp200 miliar diharapkan menjadi strategi adaptif Pemkab Inhil untuk menjaga laju pembangunan 2026.

Dengan komitmen Bupati untuk membuka proses secara transparan kepada DPRD, keputusan final terkait pinjaman ini diharapkan memiliki dasar yang kuat dan akuntabel.

“Jika dikelola dengan baik, pinjaman dapat menjaga momentum pembangunan. Namun jika tidak direncanakan matang, beban fiskal jangka panjang bisa menghambat ruang APBD ke depan,” tutup Bupati.

Penulis: Yendra
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved