www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla di Penyangga SM Kerumutan Meluas, Hanguskan 471,39 Hektare
Sabtu, 19 September 2026 - 18:23:49 WIB
Karhutla di Kerumutan, Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Karhutla di Kerumutan, Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan penyangga Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), belum sepenuhnya terkendali. Hingga Sabtu (19/9/2026), luas area terdampak telah mencapai 471,39 hektare.

Meski sebagian titik telah ditangani, asap masih terlihat dari sejumlah bagian lahan.

Kondisi tersebut membuat tim gabungan tidak hanya berfokus memadamkan api terbuka, tetapi juga melakukan pendinginan untuk memastikan bara di dalam tanah tidak kembali menjadi sumber kebakaran.

Penanganan dilanjutkan Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui Kodim 0302/Inhu bersama unsur gabungan yang berada di lapangan.

Personel menyisir kawasan terdampak untuk mencari titik yang masih mengeluarkan asap sekaligus mengidentifikasi lokasi yang berpotensi kembali terbakar.

"Tim masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada titik-titik yang masih berasap. Kami juga membuka jalur akses agar personel dan peralatan dapat menjangkau lokasi secara lebih efektif," ujar salah seorang personel di lokasi.

Penanganan karhutla di kawasan tersebut tidak mudah. Lokasi kebakaran berada di kawasan hutan penyangga SM Kerumutan dengan akses yang terbatas dan medan yang sulit dijangkau.

Situasi semakin kompleks karena tim harus bekerja di tengah kondisi cuaca panas, angin kencang serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

Untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses, petugas mengerahkan sejumlah peralatan pendukung.

Di antaranya mini striker, nozel, konektor pembagi aliran air, selang isap dan selang penyalur.

Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung pemadaman sekaligus proses pendinginan di area yang masih menyimpan bara.

Luas terdampak yang telah mencapai 471,39 hektare menunjukkan bahwa penanganan karhutla di kawasan tersebut tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat.

Titik panas dan bara yang masih tersisa menjadi perhatian karena dapat kembali memicu kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang.

Karena itu, tim melakukan pendinginan secara bertahap setelah menemukan lokasi yang masih berasap.

Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk mencegah api kembali muncul dan menyebar ke area hutan lainnya.

Selain pemadaman, pembukaan jalur akses juga dilakukan agar pergerakan personel dan peralatan menuju lokasi terdampak dapat lebih efektif.

Hingga Sabtu, upaya penanganan masih berlangsung. Tim gabungan terus menyisir kawasan yang terbakar untuk memastikan titik-titik yang masih berasap dapat ditangani dan risiko meluasnya karhutla ke kawasan sekitar dapat ditekan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
  Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved