www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Perang Air Cian Cui Guyur Selatpanjang, Ribuan Warga Rayakan Tradisi Lintas Budaya
Rabu, 18 Februari 2026 - 12:30:06 WIB
Festival Perang Air Cian Cui di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (17/2/2026).
Festival Perang Air Cian Cui di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (17/2/2026).

KEPULAUAN MERANTI – Tradisi tahunan Perang Air Cian Cui kembali mengguyur Kota Selatpanjang dengan semarak kebersamaan. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang Jalan Merdeka, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (17/2) sore, untuk merayakan festival budaya yang telah menjadi agenda wisata unggulan daerah.

Sejak sore hari, pusat kota berubah menjadi lautan keceriaan. Air bertebaran dari ember dan pistol mainan yang digunakan warga untuk saling menyiram. Dalam tradisi ini, tidak ada yang luput dari siraman—baik masyarakat umum maupun pejabat daerah—sebagai simbol kegembiraan, persaudaraan, dan kesetaraan.

Festival yang ditetapkan sebagai agenda resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sejak 2013 tersebut merupakan warisan budaya masyarakat keturunan Tionghoa dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577. Seiring waktu, Perang Air Cian Cui berkembang menjadi perayaan lintas budaya yang melibatkan berbagai suku dan etnis di Meranti.

Peserta terlihat berkonvoi menggunakan becak motor menyusuri jalan utama kota. Sementara warga lainnya berbaris di tepi jalan, bersiap menyambut rombongan dengan siraman air. Suasana pun dipenuhi tawa dan sorak sorai, menciptakan momen kebersamaan yang khas setiap tahunnya.

Bupati Kepulauan Meranti, Kombes Pol (Purn) Asmar, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan rakyat, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengangkat tradisi lokal sebagai ikon pariwisata.

Menurutnya, Perang Air Cian Cui telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) sebagai agenda pariwisata nasional. Hal itu menjadi bukti bahwa tradisi lokal mampu bersaing dan menarik perhatian di tingkat nasional.

“Kami berharap festival ini menjadi momentum mempererat persatuan lintas suku dan agama, terlebih perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Kami juga mengimbau masyarakat tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung,” ujar Asmar.

Di akhir sambutannya, Bupati memberikan kehormatan kepada Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, untuk secara resmi melepas rombongan peserta festival.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau menekankan pentingnya pelestarian budaya yang berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengingatkan bahwa wilayah pesisir Meranti dikelilingi ekosistem mangrove yang berperan sebagai benteng alami kawasan pantai.

Herry juga memperkenalkan program Green Policing sebagai komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi lingkungan hidup. Ia mengajak masyarakat menjadi garda terdepan dalam merawat budaya serta menjaga ekosistem daerah.

“Festival Cian Cui mencerminkan kekuatan tradisi dalam menyatukan masyarakat melalui harmoni kehidupan yang selaras dengan alam dan semangat gotong royong,” ujarnya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
  Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved