www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05:03 WIB
Marc Marquez.(foto: int)
Marc Marquez.(foto: int)

JAKARTA – Keunggulan 10 poin belum cukup untuk membuat Marc Marquez mengendurkan serangan dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, memperkirakan pembalap andalannya itu akan tetap tampil agresif pada empat seri tersisa, terutama karena Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih berpeluang mengubah peta persaingan.

Marquez merebut posisi puncak klasemen setelah memenangi Sprint MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island.

Namun, hasil tersebut belum memberinya ruang aman untuk mengendalikan kejuaraan, terlebih Martin sempat menunjukkan kemampuan menekan sebelum mengalami kecelakaan yang membuatnya patah pergelangan tangan kanan.

Martin dipastikan absen pada balapan utama Minggu (25/10/2026). Situasi itu sebenarnya membuka peluang bagi Marquez untuk memperbesar keunggulan.

Akan tetapi, pembatalan balapan utama akibat buruknya jarak pandang membuat persaingan klasemen belum mengalami perubahan melalui tambahan poin dari balapan tersebut.

Bagi Ducati, keputusan itu berarti hilangnya kesempatan memperlebar jarak dari para pesaing.

Meski demikian, Tardozzi menegaskan bahwa keselamatan pembalap tidak boleh dikorbankan demi kepentingan kompetisi.

"Bagi Ducati, jelas kami kehilangan kesempatan. Namun, hal pertama yang selalu kami pikirkan adalah keselamatan pebalap," kata Tardozzi.

Keunggulan 10 poin menempatkan Marquez di posisi yang menguntungkan, tetapi belum cukup untuk menutup persaingan.

Dengan empat seri tersisa, setiap hasil balapan berpotensi mengubah susunan klasemen dan memperbesar tekanan terhadap pemimpin kejuaraan.

Kondisi tersebut membuat konsistensi menjadi faktor penting bagi Marquez. Ia tidak hanya harus mempertahankan keunggulan, tetapi juga mengantisipasi kemungkinan kebangkitan Martin dan Bezzecchi apabila keduanya mampu memaksimalkan peluang pada seri-seri berikutnya.

Pembatalan balapan utama di Australia juga memperlihatkan bahwa perebutan gelar tidak sepenuhnya ditentukan oleh performa di lintasan.

Kondisi cuaca dan keputusan keselamatan dapat mengubah peluang setiap pembalap, bahkan ketika salah satu kandidat tengah berada dalam momentum positif.

Tardozzi menegaskan, kepentingan olahraga harus ditempatkan di bawah keselamatan. Ia mengingat pengalaman pahit yang pernah dialaminya dalam dunia balap sebagai alasan untuk tidak mengambil risiko yang tidak perlu.

"Dan itu berada di atas segalanya: olahraga, bisnis, dan apa pun. Secara pribadi, saya pernah kehilangan karier seorang pebalap di sini pada 1998 bersama (Carl) Fogarty, jadi saya tidak ingin melihat hal seperti itu terjadi lagi," tuturnya.

"Jika keputusannya adalah demi keselamatan, balapan harus dibatalkan. Sekali lagi, saya pikir kami kehilangan kesempatan, tetapi keselamatan harus diutamakan daripada olahraga," tambahnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ducati menerima konsekuensi kompetitif dari pembatalan balapan, meskipun tim kehilangan kesempatan untuk memperkuat posisi Marquez di klasemen.

Selain Martin, Bezzecchi menjadi pembalap yang patut diperhitungkan dalam sisa musim. Tardozzi menilai performa pembalap Aprilia itu cukup kompetitif, khususnya ketika kondisi lintasan mendukung.

Hujan pada Sabtu pagi memengaruhi jalannya kualifikasi di Phillip Island. Bezzecchi harus memulai Sprint dari baris keempat, tetapi mampu memperbaiki posisinya hingga finis di urutan keempat.

Bagi Tardozzi, hasil tersebut memperlihatkan bahwa Bezzecchi memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan.

Jika mampu mempertahankan performa serupa dalam empat seri terakhir, pembalap Italia itu berpotensi memengaruhi perebutan poin di papan atas.

"Saya pikir mereka kurang beruntung karena jelas dalam kondisi kering Bezzecchi sangat kompetitif. Dia naik dari baris keempat ke posisi keempat di Sprint," sebutnya.

Martin juga dinilai memiliki kecepatan untuk memberikan perlawanan langsung kepada Marquez.

Sebelum terjatuh dalam Sprint Australia, pembalap tersebut terlibat duel ketat dengan rivalnya dari Ducati.

Tardozzi menilai insiden itu tidak menghapus fakta bahwa Martin tampil kompetitif sepanjang persaingan mereka di lintasan.

"Martin melakukan kesalahan, tetapi dia sangat kompetitif. Saya tidak tahu apakah Marc mampu mengalahkannya. Saya pikir duel mereka akan berlangsung hingga akhir, tetapi sayangnya Martin melakukan kesalahan," ucapnya.

Kecelakaan Martin menjadi salah satu momen penting dalam persaingan di Phillip Island. Namun, absennya Martin pada balapan utama akibat cedera juga membuat peluang untuk menilai pertarungan keduanya secara lebih lengkap tertunda.

Dengan keunggulan 10 poin, Marquez memang berada di posisi terdepan. Namun, posisi tersebut belum menjamin gelar juara dunia MotoGP 2026 berada dalam genggamannya.

Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi tanpa kehilangan kemampuan menyerang.

Pada saat yang sama, Martin harus menghadapi dampak cedera, sedangkan Bezzecchi berpeluang memanfaatkan setiap kesempatan untuk mendekati persaingan teratas.

Bagi Ducati, situasi ini menuntut keseimbangan antara mengejar kemenangan dan mengamankan poin.

Marquez memiliki keuntungan dari posisi klasemen, tetapi empat seri tersisa masih menyediakan ruang bagi perubahan.

Prediksi Tardozzi bahwa Marquez akan tetap agresif mencerminkan betapa ketatnya persaingan menuju akhir musim.

Sumber: detik.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
  Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved