www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Luas Karhutla Riau Tembus 15 Ribu Hektare, Titik Api Baru Muncul di Rohil
Jumat, 19 Juni 2026 - 17:33:29 WIB
Karhutla di Rohil.(ilustrasi/int)
Karhutla di Rohil.(ilustrasi/int)

PEKANBARU – Sebuah titik api karhutla terdeteksi di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (19/6/2026), dan langsung ditangani petugas melalui operasi pemadaman udara untuk mencegah kebakaran meluas.

Respons cepat yang dilakukan tim gabungan berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran berskala besar.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, titik api tersebut segera ditindaklanjuti dengan water bombing setelah terdeteksi di lapangan.

"Tadi ada satu titik di Pasir Limau Kapas, sudah dilakukan water bombing. Tidak luas, hanya menimbulkan asap tipis," ujar Ferdian.

Munculnya titik api itu menjadi perhatian serius karena tren karhutla di Riau sepanjang 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan analisis citra satelit yang dilakukan Kementerian Kehutanan bersama BRIN dan Kementerian Lingkungan Hidup (LH), luas karhutla di Riau hingga Mei 2026 mencapai 15.318 hektare.

Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan periode Januari hingga Mei 2025 yang tercatat hanya 751 hektare.

Data tersebut menempatkan Kabupaten Bengkalis sebagai wilayah dengan dampak karhutla terluas sepanjang tahun ini, yakni mencapai 8.237 hektare.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Pelalawan dengan 4.538 hektare dan Kabupaten Indragiri Hilir seluas 947 hektare.

Meski mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, luas kebakaran tahun 2026 masih berada di bawah catatan saat musim kemarau ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Pada periode Januari-Mei 2019, karhutla di Riau mencapai 27.742 hektare, sementara pada tahun 2023 tercatat 1.860 hektare.

Mengantisipasi potensi bertambahnya titik api selama musim kemarau, Balai Dalkarhut bersama berbagai unsur terkait terus memperkuat langkah pencegahan melalui patroli darat dan udara di wilayah rawan.

Menurut Ferdian, patroli tersebut tidak hanya berfungsi mendeteksi dini kebakaran, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Upaya pencegahan karhutla terus dilaksanakan melalui patroli darat dan udara untuk mempercepat respons apabila terdeteksi adanya kebakaran ataupun hotspot," ucapnya.

"Patroli darat juga mengedepankan sosialisasi serta deteksi kondisi lapangan di desa-desa rawan karhutla," sambungnya.

Sepanjang Juni 2026, Manggala Agni Seksi Wilayah II telah mengintensifkan kegiatan pencegahan di sejumlah daerah rawan kebakaran di Riau.

Tercatat, patroli terpadu dilakukan sebanyak enam kali di enam desa dengan melibatkan Manggala Agni, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Selain itu, patroli bersama masyarakat dilaksanakan enam kali di dua desa, sementara patroli mandiri oleh personel Manggala Agni menjangkau sembilan desa dengan total 12 kali kegiatan.

Pengawasan dari udara juga terus diperkuat melalui operasi Satgas Udara yang rutin melakukan pemantauan wilayah rawan kebakaran sebagai bagian dari sistem peringatan dini.

"Ini salah satu upaya antisipasi yang sedang kami lakukan, didukung operasi Satgas Udara untuk patroli udara," jelas Ferdian.

Pemerintah berharap sinergi antara patroli darat, patroli udara, aparat keamanan, dan partisipasi masyarakat dapat menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama puncak musim kemarau 2026, sehingga kejadian karhutla besar yang pernah melanda Riau pada tahun-tahun sebelumnya tidak kembali terulang.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved