www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan, Pemadaman Karhutla di Inhu Masih Berlangsung
Senin, 29 Juni 2026 - 10:00:07 WIB
Dua helikopter water bombing dikerahkan untuk pemadaman Karhutla di Inhu (foto/ist)
Dua helikopter water bombing dikerahkan untuk pemadaman Karhutla di Inhu (foto/ist)

RENGAT - Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus berpacu dengan waktu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Hingga Minggu (28/6/2026), operasi pemadaman masih berlangsung di dua lokasi berbeda dengan dukungan personel gabungan dan bantuan pemadaman melalui udara menggunakan helikopter water bombing.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan lokasi pertama berada di Kelurahan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat. Proses pemadaman di wilayah tersebut telah memasuki hari kedua dengan estimasi luas lahan terdampak sekitar lima hektare.

"Untuk lokasi di Kelurahan Sekip Hilir, pemadaman sudah memasuki hari kedua. Kondisi api memang belum padam seluruhnya, tetapi perimeter kebakaran sudah berhasil temu gelang. Saat ini asap masih berada di bagian tengah lokasi karena masih menghabiskan sisa bahan bakaran," kata Ferdian Krisnanto, Minggu malam.

Menurut Ferdian, keberhasilan menutup seluruh perimeter kebakaran menjadi kemajuan penting karena mampu menahan api agar tidak meluas ke area lain. Meski demikian, bara api yang masih tersisa membuat tim harus terus melakukan pendinginan hingga api benar-benar padam.

Sementara itu, pemadaman juga dilakukan di Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat. Penanganan di lokasi tersebut baru memasuki hari pertama dengan perkiraan luas lahan yang terbakar mencapai tiga hektare.

Operasi di dua titik kebakaran melibatkan Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta regu pemadam kebakaran perusahaan di sekitar lokasi. Untuk mempercepat pengendalian api, dua unit helikopter dikerahkan dalam operasi water bombing.

Ferdian mengungkapkan kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Tiupan angin yang cukup kencang membuat api mudah menjalar, sementara asap pekat mengurangi jarak pandang dan menyulitkan pergerakan personel di lapangan.

"Kendala utama di lapangan adalah angin yang cukup kencang sehingga api cepat menyebar. Selain itu, asap yang tebal juga sempat menyulitkan personel dalam melakukan pemadaman. Namun, seluruh tim tetap bekerja maksimal agar api tidak meluas," ujarnya dikutip dari MCRiau.

Ia memastikan operasi pemadaman akan kembali dilanjutkan pada Senin (29/6/2026) hingga seluruh titik api dipastikan padam dan tidak lagi berpotensi memicu kebakaran baru.

Di tengah upaya pemadaman, Ferdian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi meningkatnya potensi karhutla pada awal Juli mendatang.

"Berdasarkan prediksi BMKG, beberapa hari ke depan, khususnya memasuki awal Juli, tingkat kerawanan karhutla diperkirakan meningkat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan api. Pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman," tegasnya.

Ia berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar proses pemadaman dapat berjalan lancar sekaligus mencegah munculnya titik api baru di wilayah yang mulai memasuki musim rawan kebakaran.

"Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar proses pemadaman berjalan lancar dan seluruh personel yang bertugas di lapangan selalu diberikan keselamatan. Sinergi semua pihak sangat penting dalam menghadapi ancaman karhutla," tutupnya.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved