www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Muncul di Pekanbaru, 1 Hektare Lahan Gambut di Air Hitam Hangus
Rabu, 08 Juli 2026 - 21:13:36 WIB
Proses pemadaman Karhutla di Air Hitam Pekanbaru.(foto: mcr)
Proses pemadaman Karhutla di Air Hitam Pekanbaru.(foto: mcr)

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Kota Pekanbaru. Kali ini, kobaran api melanda lahan gambut seluas sekitar satu hektare di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (8/7/2026).

Hingga operasi pemadaman berakhir pada sore hari, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Kondisi tersebut membuat tim gabungan memutuskan melanjutkan upaya pemadaman untuk mencegah titik api meluas ke area lain.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menjelaskan kebakaran terjadi pada areal penggunaan lain (APL) dengan karakteristik tanah gambut.

Vegetasi yang terbakar didominasi pakisan, semak belukar, serta tanaman kelapa sawit.

"Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Pada hari pertama penanganan, tim berhasil memadamkan sekitar 0,3 hektare, namun hingga sore hari status api masih belum padam sehingga proses pemadaman akan terus dilanjutkan," ujar Ferdian.

Menurutnya, proses pemadaman menghadapi tantangan karena api tidak hanya membakar permukaan lahan, tetapi juga merambat di bawah permukaan gambut.

Karakteristik tersebut membuat bara api sulit dipastikan benar-benar padam dalam waktu singkat.

Operasi pemadaman melibatkan personel gabungan dari Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, serta Polri.

Tim mulai bergerak sekitar pukul 17.00 WIB dan melakukan pemadaman hingga pukul 19.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, petugas mengandalkan satu unit mesin pompa Mini Striker dengan pola satu jalur pemadaman untuk mengejar kepala api agar tidak menjalar ke kawasan yang lebih luas.

Ferdian mengungkapkan ketersediaan sumber air di sekitar lokasi cukup membantu proses pemadaman.

Air diambil dari kanal yang berada tidak jauh dari titik kebakaran dengan lebar sekitar dua meter dan kedalaman sekitar satu meter.

"Sumber air tersedia dari kanal yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran dengan lebar sekitar dua meter dan kedalaman satu meter," tuturnya.

"Meski demikian, karena kebakaran terjadi di lahan gambut dengan tipe kebakaran bawah permukaan dan permukaan, proses pemadaman menjadi lebih sulit sehingga membutuhkan penanganan lanjutan," jelasnya.

Untuk mendukung operasi, tim turut mengerahkan satu unit mobil angkut Strada, satu unit mesin induk ZS Power, dua selang hisap, 13 selang buang, tiga nozzle, serta satu konektor Y.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, cuaca saat kejadian didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 4 kilometer per jam.

Meski angin tergolong rendah, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan agar kobaran api tidak merambat ke wilayah lain.

Ferdian menegaskan seluruh personel gabungan akan tetap berada di lokasi hingga api benar-benar padam dan tidak lagi berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Saat musim kering, api sangat mudah menyebar, terlebih pada lahan gambut," sebutnya.

"Pencegahan merupakan langkah paling efektif agar kebakaran tidak semakin meluas," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved