www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Raih 11 Proper Biru dari KLH, PTPN IV Regional III Dorong Bisnis Sawit Berkelanjutan di Riau
Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:10:13 WIB
Plt Gubri SF Hariyanto menyerahkan penghargaan ke perwakilan PTPN IV Regional III di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, belum lama ini (foto/ist)
Plt Gubri SF Hariyanto menyerahkan penghargaan ke perwakilan PTPN IV Regional III di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, belum lama ini (foto/ist)

PEKANBARU - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menganugerahkan 11 Sertifikasi Proper kepada PTPN IV Regional III atas keberhasilan perusahaan dalam mewujudkan operasional agroindustri sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning, Riau.

Penghargaan kategori Proper Biru periode 2024-2025 tersebut diserahkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto kepada perwakilan PTPN IV Regional III, yakni Manajer Kebun dan PKS Sei Pagar Triana Anggraini, di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, belum lama ini.

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso mengatakan, capaian tersebut merupakan buah dari komitmen dan konsistensi seluruh unit kerja dalam memastikan kegiatan operasional perusahaan berjalan sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

”Alhamdulillah kami mampu mempertahankan Proper Biru dan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan lingkungan di unit-unit kerja terus dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan PTPN IV Regional III,” kata Bambang.

Sebanyak 11 Sertifikasi Proper Biru tersebut diraih PKS Sei Intan, PKS Sei Tapung, PKS Tandun, PKS Terantam, PKS Sei Garo, PKS Sei Galuh, PKS Sei Pagar, PKS Sei Buatan, PKS Lubuk Dalam, PKS Tanjung Medan, dan PPKR Sei Lindai.

Proper Biru merupakan penghargaan yang diberikan KLH kepada perusahaan yang telah memenuhi berbagai ketentuan dalam pengelolaan lingkungan, termasuk pengendalian pencemaran air, pemeliharaan sumber air, pengendalian pencemaran udara, pengendalian kerusakan ekosistem gambut, hingga pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3).

Capaian tersebut mempertegas komitmen PTPN IV Regional III, yang sebelumnya dikenal sebagai PTPN V sebelum bergabung dalam aksi korporasi ke PTPN IV PalmCo, dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.

Salah satu langkah yang dilakukan perusahaan adalah memanfaatkan limbah cair kelapa sawit menjadi energi baru terbarukan melalui teknologi methane capture.

Hingga kini, sebagian besar unit pabrik kelapa sawit PTPN IV Regional III telah mengoperasikan pembangkit tenaga biogas. Dua pembangkit digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga biogas, sementara empat lainnya dimanfaatkan untuk co-firing.

Bahkan, salah satu instalasi PTBg co-firing Lubuk Dalam PTPN IV Regional III mencatat sejarah sebagai industri sawit pertama di Indonesia yang meraih Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) dan berhasil memperdagangkan kredit karbonnya di IDX Carbon.

Tak hanya mengembangkan energi terbarukan, PTPN IV Regional III juga menjaga kawasan high conservation value (HCV) di sejumlah unit kebun yang tersebar di berbagai wilayah Riau.

Bambang menjelaskan, pengelolaan lingkungan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas operasional perusahaan. Setiap unit kerja terus didorong untuk meningkatkan kepatuhan, mengendalikan dampak lingkungan, serta memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Menurutnya, penghargaan Proper Biru tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam bisnis perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.

”Ke depan kami tidak hanya mempertahankan capaian ini, tetapi juga terus meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan. Kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi, sementara peningkatan kinerja lingkungan menjadi bagian dari upaya membangun operasional berkelanjutan,” ujarnya.

Bambang menambahkan, capaian tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan aktivitas perkebunan dan pengolahan kelapa sawit mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional.

”Prinsip keberlanjutan harus berjalan beriringan dengan produktivitas. Kami ingin memastikan operasional perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat dan perusahaan, dengan tetap menjaga lingkungan sebagai bagian penting dari keberlanjutan usaha,” ujar alumni Universitas Riau tersebut.

Sumber: Riaupos.co


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
  Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved