www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Hanya 12 Hotspot, Inhu Jadi Wilayah Paling Banyak Titik Panas Pagi ini
Minggu, 13 September 2026 - 08:27:52 WIB
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)

PEKANBARU - Sebaran titik panas atau hotspot di Sumatera masih cukup tinggi pada Minggu (13/9/2026) pagi.

Berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru, tercatat 673 titik panas di wilayah Sumatera, dengan konsentrasi terbesar berada di Sumsel.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang mengatakan, dari total tersebut hanya 12 hotspot terdeteksi di Provinsi Riau.

“Untuk wilayah Riau terpantau 12 titik panas,” ujarnya.

Sebaran hotspot di Riau tersebut tidak merata. Kabupaten Inhu menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 11 titik, sedangkan satu titik lainnya berada di Kabupaten Pelalawan.

Komposisi ini membuat Inhu menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski secara keseluruhan jumlah hotspot Riau masih jauh lebih rendah dibandingkan beberapa provinsi lain di Sumatera.

Di tingkat regional, Sumsel menjadi penyumbang hotspot terbesar pada pemantauan Minggu pagi dengan 487 titik.

Jumlah tersebut jauh melampaui provinsi lain dan menyumbang sebagian besar dari total 673 hotspot yang terpantau di Sumatera.

Setelah Sumsel, Babel mencatat 78 titik dan Lampung 68 titik.

Sementara itu, Jambi memiliki tujuh hotspot, Sumut enam titik, Bengkulu 11 titik, Kepri dua titik, serta masing-masing satu titik terpantau di Aceh dan Sumbar.

Dengan demikian, ancaman hotspot di Sumatera saat ini masih terkonsentrasi di sejumlah wilayah tertentu, bukan tersebar merata di seluruh provinsi.

Rendahnya jumlah hotspot Riau tidak serta-merta berarti risiko karhutla dapat diabaikan.

Sebanyak 11 dari 12 titik panas Riau berada di Inhu, sehingga pemantauan di wilayah tersebut menjadi penting, khususnya apabila kondisi cuaca mendukung munculnya titik api baru.

Hotspot sendiri merupakan indikator awal yang terdeteksi melalui penginderaan jauh dan tidak otomatis berarti setiap titik merupakan kebakaran.

Karena itu, keberadaan hotspot tetap membutuhkan verifikasi lapangan untuk memastikan apakah terdapat kebakaran hutan atau lahan.

Kondisi ini juga menunjukkan bahwa angka hotspot perlu dibaca berdasarkan lokasi dan konsentrasinya, bukan hanya jumlah keseluruhan provinsi.

Bagi Riau, konsentrasi 11 hotspot di Inhu menjadi sinyal kewaspadaan tersendiri. Apalagi satu hotspot lainnya masih terpantau di Pelalawan, daerah yang juga memiliki riwayat kerawanan karhutla.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot dan kondisi atmosfer sebagai bagian dari deteksi dini potensi karhutla di wilayah Riau.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
  Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved