www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Perkuat Persatuan di Riau, Bakesbangpol dan FPK Silaturahmi dengan Paguyuban Sumbagsel
Senin, 02 November 2026 - 15:23:10 WIB
ist.
ist.

PEKANBARU - Upaya memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat terus dilakukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau. Salah satunya melalui silaturahmi dengan sejumlah paguyuban masyarakat asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang berada di Riau.

Pertemuan berlangsung di Gedung Serbaguna Sakti Alam Kerinci, Jalan Merak, Pekanbaru, yang merupakan sekretariat Himpunan Kerukunan Kerinci Nasional (HKKN), Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bakesbangpol Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., bersama jajaran. Turut hadir Sekretaris FPK Riau Jailani, Bendahara FPK Riau Syarial, MAP, sejumlah wakil ketua, serta pengurus FPK Provinsi Riau.

Dari pihak paguyuban, hadir Ketua HKKN AKBP (Purn) Sukman, Penasehat Paguyuban Sumbagsel Irjen Pol (Purn) Hermansyah, SH., MH., Ketua Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Dr. Edy Asnawi, perwakilan Ikatan Keluarga Sumatera Selatan (IKSS), serta Ketua Ikatan Keluarga Masyarakat Bengkulu (IKMB) Sudirman.

Hadir pula Ketua Persatuan Masyarakat Lampung Riau (Permas Lampri) Sunaryo, pengurus Ikatan Keluarga Bangka Belitung (IKa Babel), Ketua Pemuda Sriwijaya Riau (PSR) Misrawansyah, SP., pengurus Ikaminsel, dan sejumlah tokoh paguyuban lainnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat hubungan antarpaguyuban, diskusi juga menyoroti pentingnya pembauran kebangsaan sebagai upaya menjaga persatuan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang suku, bahasa, dan budaya berbeda.

Ketua HKKN, AKBP (Purn) Sukman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Bakesbangpol dan jajaran FPK Riau. Menurutnya, pertemuan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan paguyuban masyarakat yang menjadi bagian dari kehidupan sosial di Provinsi Riau.

Ia menjelaskan, masyarakat Sumbagsel yang berada di Riau berasal dari sejumlah provinsi, yakni Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Kesamaan bahasa dan budaya menjadi salah satu faktor yang mempererat hubungan kekeluargaan di antara mereka.

"Sumbagsel itu mencakup Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung. Kami dipersatukan oleh bahasa yang hampir sama," ungkapnya.

Penasehat Paguyuban Sumbagsel, Irjen Pol (Purn) Hermansyah, mengatakan silaturahmi antar-paguyuban asal Sumatera Bagian Selatan selama ini telah rutin dilaksanakan.

Ia menilai paguyuban tidak sekadar menjadi wadah berkumpul masyarakat berdasarkan asal daerah, tetapi juga memiliki peran dalam memperkuat nilai kebangsaan dan menjaga persatuan.

"Paguyuban ini menjadi pemersatu nilai-nilai kebangsaan. Kita yang terdiri dari 17 ribu pulau, multietnis, dan multibahasa akan disatukan oleh NKRI melalui paguyuban," katanya.

Sementara itu, Sekretaris FPK Riau, Jailani, menjelaskan kunjungan ke berbagai paguyuban merupakan salah satu program Bakesbangpol dan FPK untuk memperluas komunikasi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat dari beragam latar belakang.

Saat ini, sekitar 83 paguyuban telah bergabung dalam FPK Provinsi Riau. Keberadaan organisasi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal, memahami, dan menghargai perbedaan.

"Melalui silaturahmi ini, kita ingin lebih dekat dengan paguyuban-paguyuban. Saat ini sekitar 83 paguyuban bergabung di FPK Riau. Kita berharap seluruh paguyuban dapat terus saling memahami dan bersatu di tengah keberagaman," ujarnya.

Kepala Bakesbangpol Provinsi Riau, Dr. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., dalam kesempatan itu menegaskan bahwa keberagaman merupakan salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang harus terus dirawat.

Menurutnya, perbedaan budaya, etnis, dan bahasa merupakan anugerah. Namun, keberagaman tersebut perlu dikelola melalui komunikasi, toleransi, serta semangat kebersamaan agar tidak berkembang menjadi sumber perpecahan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

"Walaupun berbeda-beda, kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Boby.

Melalui kegiatan tersebut, Bakesbangpol dan FPK Riau berharap hubungan antarpaguyuban semakin erat dan komunikasi dengan pemerintah daerah terus terjalin.

Pembauran kebangsaan, menurut mereka, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi tertentu, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, keberagaman masyarakat di Riau diharapkan terus menjadi modal sosial untuk menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.Agung Nugroho Siapkan Wajah Baru Bundaran Depan MP, Adopsi Konsep Shibuya
  Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
ist.KPK Usut Dugaan Korupsi Cukai Rokok PT Djarum, Praktik Diduga Berlangsung Sejak 2010 dan Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved