www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Drainase Pekanbaru Sering Meluap Saat Hujan, Ternyata Ini Penyebabnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


2,5 Juta Warga Riau Jalani Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Utama
Rabu, 04 November 2026 - 20:27:31 WIB
CKG jangkau 2,5 juta warga Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)
CKG jangkau 2,5 juta warga Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Sebanyak 2,5 juta masyarakat di Provinsi Riau telah terdata dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Dari pemeriksaan tersebut, hipertensi menjadi salah satu penyakit dengan temuan tertinggi.

Kondisi ini mempertegas pentingnya penguatan pelayanan kesehatan primer dan peran tenaga perawat dalam mencegah penyakit sebelum berkembang menjadi komplikasi serius.

Kadiskes Riau, Zulkifli mengatakan, perubahan praktik keperawatan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung transformasi sistem kesehatan.

Perawat tidak lagi hanya berorientasi pada penanganan pasien yang sakit, tetapi juga harus terlibat aktif dalam edukasi, promosi kesehatan, deteksi dini, dan pencegahan penyakit.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Konferensi Keperawatan Universitas Riau di Hotel Royal Asnof, Pekanbaru, Rabu (4/11/2026).

"Perawat tidak hanya bertugas memberikan pelayanan ketika seseorang jatuh sakit, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun kesadaran masyarakat agar mampu menjaga kesehatannya secara mandiri," ujar Zulkifli.

Menurutnya, tingginya temuan hipertensi melalui program CKG menjadi salah satu indikator perlunya memperkuat pengendalian penyakit tidak menular.

Apalagi, hipertensi kerap tidak disadari penderitanya dan berisiko memicu komplikasi seperti stroke apabila tidak dikendalikan.

Karena itu, pelayanan kesehatan tingkat pertama harus mampu memastikan pasien mendapatkan pemeriksaan, pengobatan teratur, pemantauan tekanan darah, serta pendampingan untuk mengubah pola hidup.

"Penguatan layanan primer menjadi salah satu prioritas karena pelayanan kesehatan tingkat pertama merupakan fondasi utama dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," katanya.

Zulkifli menilai keluarga juga perlu dilibatkan dalam pengendalian penyakit.

Pengetahuan mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik, kepatuhan mengonsumsi obat, dan pemeriksaan rutin dapat membantu mencegah kondisi pasien semakin memburuk.

Dengan pengelolaan hipertensi sejak dini di Puskesmas, risiko komplikasi dapat ditekan sehingga pasien tidak harus berakhir dengan perawatan intensif di rumah sakit.

"Harapannya, masyarakat yang sehat tidak menjadi sakit, sementara masyarakat yang sakit dapat kembali sehat," tuturnya.

"Penyakit seperti hipertensi harus bisa dikelola sejak awal di layanan primer sehingga tidak berkembang menjadi komplikasi yang membutuhkan perawatan di rumah sakit," tambahnya.

Di sisi infrastruktur, Riau saat ini memiliki 244 Puskesmas yang tersebar di 172 kecamatan dan 1.862 desa. Sebanyak 146 Puskesmas di antaranya telah menyediakan fasilitas rawat inap.

Zulkifli menuturkan, penguatan layanan primer tidak cukup hanya mengandalkan program pemeriksaan kesehatan.

Pemerataan tenaga kesehatan, peningkatan kompetensi perawat, ketersediaan fasilitas, serta perluasan cakupan imunisasi juga menjadi faktor penting.

Pemerintah pusat turut mendukung peningkatan kapasitas Puskesmas melalui program revitalisasi fasilitas kesehatan.

Program tersebut diharapkan dapat memperbaiki infrastruktur, sarana pelayanan, dan kualitas sumber daya manusia kesehatan.

"Ke depannya, kapasitas pelayanan Puskesmas akan terus diperkuat melalui program revitalisasi yang didukung pemerintah pusat," sebutnya.

"Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, fasilitas, serta kapasitas sumber daya manusia kesehatan, termasuk tenaga keperawatan profesional," jelasnya.

Ia berharap penguatan fasilitas dan kompetensi tenaga keperawatan dapat membuat pelayanan kesehatan primer lebih terintegrasi dengan rumah sakit rujukan.

"Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan dan penanganan kesehatan secara optimal sejak tingkat pertama, sehingga tidak semua kasus penyakit harus berakhir di rumah sakit," tukasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sampah penyebab air drainase di Pekanbaru meluap saat hujan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Drainase Pekanbaru Sering Meluap Saat Hujan, Ternyata Ini Penyebabnya
CKG jangkau 2,5 juta warga Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)2,5 Juta Warga Riau Jalani Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Utama
Marketing General Manager PT TAM, Resha Kusuma Atmaja (kiri) menerima penghargaan yang diserahkan oleh perwakilan media carvaganza pada ajang Carvaganza EditorToyota Sabet 5 Penghargaan Otomotif 2026, Veloz Hybrid EV Jadi Bintang
Plt Bupati Kuansing, Muklisin saat bertemu perwakilan pemerintah India.(foto: ultra/halloriau.com)22 Atlet Kuansing Terbang ke India, Bawa Nama Indonesia di Ajang Dragon Boat Internasional
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri bersama Kapolresta Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Dukung Polresta Usut Karhutla, Azwendi: Jangan Ada Pembiaran!
  Jalan koridor KM 5 Pangkalan Kerinci, Pelalawan mulai dibeton.(foto: tribunekanbaru.com) Jalan Koridor RAPP KM 5 Pelalawan Mulai Dibeton, Ada Pengalihan Arus Kendaraan
Pengungkapan kasus peredaran narkoba jairngan internasional di Bengkalis.(foto: mcr)Hampir 9 Kg Sabu Gagal Beredar di Bengkalis, Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Malaysia
ist.ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia 
Universitas Islam Riau (UIR).UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
 Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)Kolaborasi Pemko dan Pemprov Dinilai Langkah Penting Penanganan Banjir di Pekanbaru
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved