www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Seret 3 Jenderal Termasuk Mantan Kapolri Listyo Sigit
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Panam hingga Masjid Raya An-Nur Diperlebar, Harapan Baru untuk Kemacetan di Pekanbaru
Selasa, 06 Oktober 2026 - 17:52:30 WIB
Tiga ruas jalan dalam Kota Pekanbaru diperlebar Pemprov Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Tiga ruas jalan dalam Kota Pekanbaru diperlebar Pemprov Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyelesaikan pelebaran tiga ruas jalan strategis di Kota Pekanbaru pada Selasa (6/10/2026).

Penambahan kapasitas jalan di kawasan Panam, persimpangan Mal SKA, dan sekitar Masjid Raya An-Nur diharapkan mampu menekan kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi persoalan pada jam sibuk.

Namun, penyelesaian proyek tersebut tidak otomatis menjadi akhir persoalan kemacetan Pekanbaru.

Bertambahnya kapasitas jalan perlu diikuti pengaturan lalu lintas dan pengawasan di titik-titik rawan agar kepadatan kendaraan tidak hanya berpindah ke ruas lain.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho mengapresiasi langkah Pemprov Riau yang tetap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di tengah tekanan fiskal daerah.

"Kami atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan terimakasih, sekaligus apresiasi kepada gubernur yang sudah membangun perbaikan jalan dan pelebaran di Pekanbaru. Ada di Panam, Simpang SKA, dan di dekat Masjid Agung," kata Agung Nugroho, Selasa (6/10/2026).

Menurut Agung, pembangunan tersebut menunjukkan bahwa infrastruktur yang berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat masih menjadi salah satu kebutuhan yang harus diprioritaskan pemerintah.

Kepadatan lalu lintas di Pekanbaru tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah kendaraan, tetapi juga kapasitas ruas jalan yang tidak selalu sebanding dengan pertumbuhan aktivitas perkotaan.

Karena itu, pelebaran jalan di tiga lokasi strategis tersebut diharapkan dapat memperbesar ruang gerak kendaraan, terutama ketika volume lalu lintas meningkat pada pagi dan sore hari.

Agung menilai kebijakan tersebut menjadi bentuk keberpihakan anggaran terhadap kebutuhan masyarakat, meski kemampuan fiskal Pemprov Riau sedang menghadapi keterbatasan.

"Kita melihat di tengah kondisi fiskal Pemprov Riau, tetap memprioritaskan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Salah satunya prioritas pembangunan jalan di Pekanbaru ini," ujarnya.

Penyelesaian pelebaran tiga ruas jalan tersebut kini menjadi pekerjaan lanjutan bagi pemerintah daerah untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan pengguna jalan.

Sebab, peningkatan kapasitas ruas jalan tanpa pembenahan manajemen lalu lintas berpotensi membuat persoalan baru.

Arus kendaraan yang lebih lancar di satu titik dapat berujung pada penumpukan baru ketika bertemu persimpangan, akses pusat perdagangan, maupun ruas dengan kapasitas lebih kecil.

Karena itu, efektivitas proyek tidak cukup diukur dari selesainya pekerjaan fisik. Pemerintah perlu melihat perubahan waktu tempuh, panjang antrean, kecepatan kendaraan, serta pola kepadatan sebelum dan sesudah pelebaran.

Jika indikator tersebut menunjukkan perbaikan yang konsisten, pelebaran jalan dapat dinilai sebagai intervensi yang efektif.

Sebaliknya, jika kepadatan hanya berpindah lokasi, diperlukan kebijakan lanjutan yang tidak semata-mata mengandalkan pembangunan fisik.

Agung berharap pelebaran ketiga ruas jalan tersebut memberikan manfaat yang lebih luas bagi aktivitas masyarakat dan perekonomian Kota Pekanbaru.

"Kami meyakini dengan pelebaran jalan di tiga ruas jalan utama di Pekanbaru ini, dampaknya akan sangat luas. Terutama terhadap kenyamanan masyarakat dan kita harapkan juga dapat mengurai kemacetan," tandasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Mabes Polri gelar konferensi pers terkait penetapan tiga jenderal polisi sebagai tersangka dugaan penyadapan Presiden.(foto: detik.com)Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Seret 3 Jenderal Termasuk Mantan Kapolri Listyo Sigit
Tiga Polisi jadi tersangka kasus dugaan penyadapan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Tiga Polisi jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal
UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
  Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra.(foto: int)Tiga Jenderal Polri jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden, Yusril Minta Publik Bersabar
Polisi kembali gerebek kampung narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Polisi Gerebek Tiga Gang di Pangeran Hidayat Pekanbaru, 4 Pria Diamankan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved