www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Wawako Prihatin Kasus HIV/AIDS di Kalangan Remaja, Sekolah Diminta Perkuat Edukasi
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59:59 WIB
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar (foto/int)
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar (foto/int)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS di kalangan pelajar SMP dan SMA. Langkah ini dilakukan menyusul temuan kasus baru pada kelompok usia remaja, sekaligus menjadi perhatian serius di tengah tingginya jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS di Kota Pekanbaru.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, saat memimpin rapat koordinasi pencegahan HIV/AIDS di lingkungan SMP dan SMA, di aula Kompleks Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya, Jumat (23/10/2026).

Markarius menilai, masa remaja merupakan fase peralihan yang membutuhkan perhatian khusus. Tingginya rasa ingin tahu, sementara kematangan emosi belum sepenuhnya terbentuk, dinilai dapat membuat remaja lebih rentan terpengaruh perilaku berisiko.

Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan dokter voluntary counselling and testing (VCT) dari puskesmas yang dihimpun dalam rapat koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) sekitar dua bulan lalu, kasus baru HIV/AIDS mulai ditemukan di kalangan remaja.

Meski kasus terbanyak dilaporkan berasal dari kalangan mahasiswa, Markarius mengingatkan bahwa perilaku berisiko yang dapat berujung pada penularan HIV/AIDS bisa bermula sejak usia SMP dan SMA.

"Karena itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan. Saya mengundang Bapak dan Ibu hari ini karena keresahan saya. Pekanbaru ini kota besar dan jumlah kasusnya. Angka terbaru juga banyak berasal dari kalangan remaja," kata Markarius.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan tanpa langkah pencegahan yang lebih terarah. Pemko Pekanbaru perlu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, tenaga kesehatan hingga tokoh agama, agar edukasi mengenai HIV/AIDS dapat diberikan sejak dini.

Markarius juga mendorong sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang HIV/AIDS, termasuk cara penularan, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang tepat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, ia mengaku telah meminta para ustaz dari Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IMI) untuk menyampaikan pesan pencegahan HIV/AIDS, narkoba, dan perilaku seksual berisiko melalui khotbah Jumat.

Ia menjelaskan, penyalahgunaan narkoba juga dapat meningkatkan risiko penularan HIV apabila pengguna berbagi jarum suntik yang terkontaminasi. Sementara itu, fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit telah menerapkan standar operasional untuk mencegah penularan melalui penggunaan alat suntik.

Dalam kesempatan itu, Markarius turut menyoroti informasi mengenai laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) sebagai salah satu kelompok yang berkontribusi terhadap penularan HIV/AIDS. Ia menyebut informasi tersebut diperolehnya saat berkunjung ke KPA DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pendekatan edukasi yang tepat dan menyeluruh, tanpa mengabaikan kelompok masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai pencegahan HIV/AIDS.

Markarius mengajak seluruh unsur masyarakat untuk mengambil peran dalam memperkuat edukasi dan sosialisasi, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar remaja memiliki pemahaman yang baik dan mampu menghindari perilaku yang berisiko.

"Pemerintah kota berkomitmen penuh melindungi generasi muda kita. Kita tidak bisa tinggal diam. Kita harus berjuang bersama untuk mencegah HIV/AIDS," pungkasnya dikutip dari pekanbaru.go.id.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
  Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved