www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Perumda Tuah Sekata Gandeng BPKP Riau, Pengendalian Korupsi Jadi Fokus
Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17:23 WIB
Perumda Tuah Sekata dapat asistensi BPKP Riau.(foto: andi/halloriau.com)
Perumda Tuah Sekata dapat asistensi BPKP Riau.(foto: andi/halloriau.com)

PANGKALAN KERINCI – Perumda Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan memperkuat sistem pengawasan internal untuk menekan risiko korupsi dan penyimpangan dalam pengelolaan perusahaan.

Langkah ini dilakukan melalui asistensi peningkatan efektivitas pengendalian korupsi bersama BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 3 Kantor Bupati Pelalawan, Pangkalan Kerinci, tersebut melibatkan jajaran manajemen dan pegawai Perumda Tuah Sekata.

BPKP Riau diwakili Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi, Agung Kartiyawan, bersama tim.

Direktur Utama Perumda Tuah Sekata, dr Denny Gunawan mengatakan, pengendalian korupsi harus menjadi bagian dari sistem kerja perusahaan, bukan sebatas pemenuhan dokumen administratif.

"Kegiatan asistensi ini merupakan langkah strategis Perumda Tuah Sekata dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi, transparansi, serta akuntabilitas tata kelola perusahaan daerah agar semakin sehat dan profesional," ujar Denny.

Menurutnya, penguatan pengawasan diperlukan untuk membangun perusahaan daerah yang tertib dalam pengelolaan, profesional dalam menjalankan usaha, serta bertanggung jawab terhadap pelayanan publik.

Melalui pendampingan BPKP, Perumda Tuah Sekata berupaya mengidentifikasi titik rawan penyimpangan, membenahi mekanisme pengawasan internal, dan meningkatkan efektivitas pengendalian risiko dalam operasional perusahaan.

Materi asistensi disampaikan oleh tim BPKP Riau dan dilanjutkan dengan diskusi bersama manajemen serta pegawai.

Forum tersebut membahas penerapan pengendalian korupsi dalam aktivitas perusahaan dan aspek operasional yang perlu mendapat perhatian.

Penguatan sistem pengendalian menjadi langkah penting bagi perusahaan milik daerah yang pengelolaannya berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

Namun, kegiatan asistensi saja belum cukup untuk membuktikan bahwa risiko korupsi telah terkendali.

Efektivitas program tersebut akan bergantung pada tindak lanjut yang konkret, mulai dari penerapan prosedur pengawasan, kepatuhan pegawai, penanganan potensi konflik kepentingan, hingga evaluasi berkala terhadap titik rawan penyimpangan.

Perumda Tuah Sekata diharapkan dapat menerjemahkan hasil pendampingan menjadi perbaikan sistem kerja yang terukur dan berkelanjutan.

Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas tidak berhenti sebagai komitmen, tetapi tercermin dalam pengelolaan perusahaan sehari-hari.

Hingga kegiatan tersebut berlangsung, belum terdapat informasi mengenai temuan penyimpangan tertentu maupun indikator terukur atas hasil asistensi yang telah dicapai.

Karena itu, keberhasilan penguatan pengendalian korupsi masih perlu dilihat dari pelaksanaan dan evaluasi setelah kegiatan.

Bagi Perumda Tuah Sekata, konsistensi menjalankan pengawasan internal menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pengelolaan perusahaan daerah berlangsung sesuai ketentuan.

Penulis: Andi Indrayanto
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
  Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved