www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Rp22 T Dibutuhkan untuk Benahi Jalan Provinsi Riau, PUPR Petakan Tingkat Kerusakan
Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:34:29 WIB

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membutuhkan anggaran sekitar Rp22 triliun untuk meningkatkan kualitas seluruh ruas jalan provinsi hingga berstatus mantap. Kebutuhan anggaran tersebut diperkirakan untuk menangani sekitar 35 persen jaringan jalan yang saat ini masih dalam kondisi tidak mantap.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, total panjang jalan provinsi mencapai 2.897 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.800 kilometer atau 65 persen telah berstatus mantap. Sementara itu, sepanjang 1.067 kilometer lainnya masih tergolong tidak mantap.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Khairul Rizal, menyampaikan kebutuhan anggaran tersebut kepada awak media di Kantor Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu sore (28/10/2026).

Menurutnya, anggaran sekitar Rp22 triliun diperlukan untuk menangani sisa ruas jalan yang belum memenuhi standar kemantapan.

“Totalnya sekitar Rp22 triliun untuk mencukupi 35 persen lagi supaya menjadi mantap,” ujar Khairul Rizal.

Meski demikian, Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau belum dapat memublikasikan data terbaru mengenai kondisi jalan untuk periode akhir 2026. Hasil survei fisik yang dilakukan pada tahun berjalan masih harus melalui proses verifikasi resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Khairul Rizal menjelaskan, verifikasi pemerintah pusat diperlukan agar data kemantapan jalan yang digunakan sebagai dasar evaluasi memiliki keabsahan dan dapat menjadi acuan resmi.

“Untuk Desember 2026 akan muncul data survei kondisi jalan yang baru, dan itu belum bisa kami keluarkan atau publikasikan karena harus ada verifikasi dari Kementerian PUPR,” kata Khairul Rizal.

Ia menambahkan, survei fisik jalan menjadi dasar penting dalam menyusun perencanaan teknis sekaligus menentukan metode penanganan yang sesuai dengan kondisi setiap ruas.

Jalan yang masuk kategori tidak mantap tidak serta-merta mendapatkan penanganan yang sama. Tingkat kerusakan, mulai dari rusak ringan, rusak sedang hingga rusak berat, menjadi pertimbangan dalam menentukan jenis perbaikan yang dibutuhkan.

“Data itu gunanya untuk desain perencanaan kita. Jalan yang tidak mantap ada beberapa bagian, ada yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan; penanganannya tentu disesuaikan dengan kondisi jalan,” tutur Khairul Rizal dikutip dari MCRiau.

Besarnya kebutuhan anggaran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov Riau dalam mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Dengan total panjang jalan mencapai 2.897 kilometer, penanganan ruas yang belum mantap membutuhkan perencanaan dan pembiayaan secara bertahap.

Pemprov Riau kini menunggu hasil verifikasi data terbaru dari Kementerian Pekerjaan Umum. Data tersebut nantinya menjadi salah satu dasar untuk mengevaluasi kondisi jalan, menyusun skala prioritas, serta menentukan langkah penanganan infrastruktur pada tahun-tahun mendatang.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
  Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved