www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Jumat, 31 Juli 2026 - 19:38:51 WIB
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)

SINABOI - Ancaman malaria yang masih berulang di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mendorong masyarakat meminta pemerintah daerah mengubah pola penanganan dari sekadar respons terhadap kasus menjadi program pemberantasan yang terencana dan berkesinambungan.

Bagi warga, kemunculan kasus malaria dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa persoalan kesehatan di kawasan pesisir tersebut belum sepenuhnya teratasi.

Karena itu, pemerintah bersama instansi terkait dinilai perlu memperkuat langkah pencegahan sekaligus memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.

Ia menilai malaria sudah menjadi persoalan yang berulang sehingga membutuhkan intervensi jangka panjang, bukan hanya tindakan ketika jumlah kasus mengalami peningkatan.

"Malaria di Kecamatan Sinaboi bukan lagi persoalan baru, tetapi persoalan yang hingga kini belum terselesaikan secara tuntas," ujar Tokoh Pemuda Sungai Bakau, Khairul Anwar, Jumat (31/7/2026).

"Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya melakukan penanganan sesaat ketika kasus meningkat, melainkan menyusun langkah berkelanjutan dan terukur," tambahnya.

Menurut dia, upaya pengendalian malaria perlu dilakukan secara terpadu. Langkah tersebut antara lain mencakup penguatan pencegahan, pengendalian nyamuk sebagai vektor penularan, penyemprotan lingkungan secara berkala, ketersediaan obat-obatan, edukasi kesehatan, hingga peningkatan akses pelayanan bagi masyarakat.

Khairul menegaskan, penanganan malaria tidak boleh berhenti pada tindakan reaktif. Pemerintah, kata dia, perlu memiliki komitmen yang jelas agar masyarakat Sinaboi dapat terbebas dari ancaman penyakit tersebut.

"Sudah saatnya ada komitmen nyata agar Kecamatan Sinaboi terbebas dari malaria. Kesehatan masyarakat adalah hak yang harus dipenuhi, bukan sekadar janji yang terus berulang," tegasnya.

Persoalan serupa juga disoroti Tokoh Masyarakat Raja Bejamu, Riki Dermawan. Ia mengingatkan, dampak malaria tidak hanya berkaitan dengan kondisi kesehatan warga, tetapi dapat merembet ke berbagai sektor kehidupan.

"Malaria bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan produktivitas masyarakat. Sinaboi membutuhkan solusi nyata, bukan penanganan yang hanya dilakukan ketika kasus meningkat," ucap Riki.

Ia mendorong agar pemerintah menyusun program yang berjalan secara konsisten, mulai dari pencegahan hingga penanganan kasus.

Menurutnya, penyemprotan berkala, penguatan fasilitas dan layanan kesehatan, ketersediaan obat, serta edukasi masyarakat harus menjadi bagian dari strategi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena pemberantasan malaria membutuhkan keterlibatan lintas sektor.

Selain pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pengendalian vektor.

Dukungan terhadap upaya pemberantasan malaria juga datang dari Pemerintah Kepenghuluan Sinaboi.

Datuk Penghulu Sinaboi, Rafika, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi kesehatan untuk memperkuat penanganan penyakit tersebut.

"Penanganan malaria membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah kepenghuluan siap mendukung setiap program yang bertujuan melindungi kesehatan masyarakat," sebutnya.

Rafika berharap perhatian pemerintah terhadap persoalan malaria di Sinaboi dapat semakin ditingkatkan.

Ia ingin berbagai program yang dijalankan mampu menekan kasus secara nyata sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa dihantui ancaman penyakit tersebut.

Masyarakat Sinaboi kini berharap pemerintah daerah menghadirkan strategi pemberantasan malaria yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Pengendalian vektor, penyemprotan lingkungan secara berkala, ketersediaan obat, pelayanan kesehatan yang mudah diakses, serta edukasi dinilai perlu dilakukan secara konsisten.

Bagi warga, keberhasilan penanganan malaria tidak cukup diukur dari respons ketika kasus meningkat.

Yang lebih penting adalah memastikan siklus penularan dapat diputus sehingga ancaman malaria tidak terus berulang di wilayah pesisir Rohil.

Penulis: Afrizal
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026.(ilustrasi/int)Inflasi Riau 3,82 Persen pada Juli 2026, Harga Emas dan Pangan Jadi Pemicu Utama
RDP ganti rugi sawit plasma dengan PHR di DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Heboh Lahan Plasma Rohil: Petani Ngaku Tak Pernah Beri Kuasa, Dana Ganti Rugi Dipertanyakan
Bupati Pelalawan, Zukri.(foto: andi/halloriau.com)ASN Pelalawan Salat Zuhur dan Ashar Berjemaah, Bupati Zukri: Tanggungjawab Saya Ajak Beribadah
DPRD Rohil minta aparat tindak tegas illegal fishing di perairan Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Nelayan Luar Diduga Curi Ikan di Rohil, DPRD Minta Aparat Tindak Tegas Illegal Fishing
Jajaran manajemen XLSMART Telecom Sejahtera Tbk.(foto: istimewa)Persaingan 5G Makin Panas, XL Borong Empat Penghargaan Ookla H1 2026
  Pemprov Riau berkunjung ke kediaman mantan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.(foto: mcr)Jelang HUT ke-69 Riau, Pemprov Rangkul Para Mantan Gubernur, Penguatan UMKM Jadi Perhatian
Kadinsos Kota Pekanbaru, Junaedy.(foto: mimi/halloriau.com)Ini Penyebab Banyak Warga Miskin di Pekanbaru Mendadak jadi "Orang Kaya"
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho melantik Zulhelmi Arifin sebagai Sekdako Pekanbaru.(foto: pgi)Zulhelmi Arifin Jadi Sekdako Pekanbaru, DPRD Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat
Wujud nyata komitmen sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai santuni anak yatim Ring 1 (foto/ist)Wujud Nyata Komitmen Sosial, PPN Kilang Dumai Santuni Anak Yatim
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)35 Hotspot Terdeteksi di Riau Sore ini, Pelalawan dan Inhu Paling Menyala
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved