www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
 
Kunjungan Wisman ke Riau Naik 22,56 Persen, Okupansi Hotel Ikut Menguat
Selasa, 04 Agustus 2026 - 10:20:34 WIB
Wisman ke Riau tembus 24.585 kunjungan pada Juni 2026 (foto/int)
Wisman ke Riau tembus 24.585 kunjungan pada Juni 2026 (foto/int)

PEKANBARU — Sektor pariwisata Provinsi Riau menunjukkan tren positif sepanjang Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 24.585 kunjungan. Angka tersebut meningkat 22,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 0,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data tersebut disampaikan dalam rilis Berita Resmi Statistik di Pekanbaru, Senin (3/8/2026), oleh Ketua Tim Statistik Distribusi dan Jasa BPS Provinsi Riau, Fitri Hariyanti, yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Supriyadi.

Fitri menjelaskan, dari total kunjungan tersebut sebanyak 6.081 wisatawan masuk melalui empat pintu imigrasi utama, sedangkan 18.504 kunjungan lainnya tercatat melalui Mobile Positioning Data (MPD).

Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menjadi pintu masuk utama wisman dengan 2.803 kunjungan. Posisi berikutnya ditempati Pelabuhan Dumai sebanyak 1.289 kunjungan, disusul Pelabuhan Bengkalis dengan 1.092 kunjungan dan Pelabuhan Tanjung Harapan di Kabupaten Kepulauan Meranti sebanyak 897 kunjungan.

"Berdasarkan kebangsaan, wisatawan asal Malaysia mendominasi dengan 13.557 kunjungan atau 55,14 persen dari total kunjungan ke Riau," ujar Fitri Hariyanti di Pekanbaru, Senin (3/8/2026).

Selain Malaysia, wisatawan asal Tiongkok tercatat sebanyak 2.080 kunjungan, Filipina 1.343 kunjungan, Singapura 687 kunjungan, dan India 509 kunjungan. Dari sisi moda transportasi, jalur laut masih menjadi pilihan utama dengan kontribusi 53,91 persen, sementara jalur udara menyumbang 46,09 persen.

Tak hanya kunjungan wisatawan yang meningkat, sektor perhotelan juga mencatat kinerja yang lebih baik. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mengalami peningkatan, dengan hotel bintang empat menjadi kategori dengan okupansi tertinggi.

"Hotel berbintang empat mencatat tingkat hunian tertinggi mencapai 62,42 persen, menunjukkan segmen ini masih menjadi pilihan utama pengunjung," kata Fitri Hariyanti dilansir dari MCRiau.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang juga meningkat dari 1,29 malam pada Mei 2026 menjadi 1,33 malam pada Juni 2026. Wisatawan mancanegara tercatat menginap lebih lama dengan rata-rata 2,30 malam, sedangkan tamu domestik rata-rata menginap selama 1,31 malam.

Menurut Fitri, peningkatan tingkat hunian hotel dan bertambahnya durasi menginap menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata dan akomodasi di Riau. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perjalanan bisnis maupun wisata masih mampu menopang kinerja sektor jasa akomodasi di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Riau, Supriyadi, menegaskan data yang dirilis BPS menjadi pijakan penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, pemanfaatan data yang akurat akan membantu penyusunan program pengembangan pariwisata yang lebih tepat sasaran sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

 



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
  Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved