www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


8 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Rp1,2 Miliar di Kuansing Akhirnya Ditangkap di Loteng Rumah Istri
Kamis, 11 Juni 2026 - 18:39:39 WIB
Tersangka  Khairul Saleh saat ditangkap Tim Kejari Kuansing.(foto: tribunpekanbaru.com)
Tersangka Khairul Saleh saat ditangkap Tim Kejari Kuansing.(foto: tribunpekanbaru.com)

KUANSING - Buronan kasus dugaan korupsi dana bantuan sertifikat tanah pola Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA) dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo Pelangi, Desa Pasikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Khairul Saleh akhirnya ditangkap.

Penangkapan dilakukan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) RI bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing di Desa Pulau Panjang, Kecamatan Cerenti, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Khairul Saleh diketahui berusaha menghindari petugas dengan bersembunyi di loteng rumah istrinya.

Namun upaya tersebut tidak berhasil setelah tim gabungan mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaannya.

Kajari Kuansing, Mohammad Harun Sunadi menjelaskan, Khairul Saleh merupakan salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA yang bersumber dari PTPN V untuk Koperasi Petani Siampo Pelangi di Desa Pasikaian.

Menurut Harun, dua tersangka lain dalam perkara tersebut telah lebih dahulu menjalani proses hukum dan menerima putusan pengadilan.

“Arlimus BSC telah dijatuhi hukuman enam tahun penjara, sedangkan Asmir dihukum lima tahun penjara,” kata Harun, Kamis (11/6/2026).

“Namun Khairul Saleh tidak pernah memenuhi panggilan penyidik Kejari Kuansing dan melarikan diri hingga akhirnya ditetapkan sebagai DPO sejak 22 Januari 2018,” sambungnya.

Selama menjadi buronan, Khairul Saleh disebut beberapa kali berpindah tempat guna menghindari penangkapan.

Tim Tabur Kejaksaan terus melakukan pelacakan sejak 2018, termasuk ketika yang bersangkutan diduga berada di wilayah Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah tim memperoleh informasi bahwa Khairul Saleh kembali berada di rumah istrinya di Desa Pulau Panjang.

Tanpa memberikan kesempatan untuk melarikan diri, tim gabungan langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan.

“Kami mengapresiasi kerja keras Tim Tabur Kejaksaan Agung, Kejati Riau, dan jajaran Kejari Kuansing yang berhasil menangkap DPO yang telah buron selama delapan tahun,” ucap Harun.

Kejaksaan mengungkapkan bahwa perkara korupsi tersebut mengakibatkan kerugian negara mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Setelah ditangkap, Khairul Saleh langsung dibawa ke Kantor Kejari Kuansing untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum akhirnya ditahan di Lapas Teluk Kuantan.

Penyidik kini menuntaskan berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Selanjutnya kami akan melanjutkan proses hukum terhadap Khairul Saleh dan segera melimpahkan perkaranya ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi,” tukasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved