www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sempat Menghilang dan Diburu KPK, Bupati Kuansing Suhardiman Amby Cs Akhirnya Pakai Rompi Orange
Rabu, 01 Juli 2026 - 17:24:45 WIB
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby Cs kenakan rompi orange dan ditahan KPK pasca OTT di Pemkab Kuansing.(foto: kompas.com)
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby Cs kenakan rompi orange dan ditahan KPK pasca OTT di Pemkab Kuansing.(foto: kompas.com)

JAKARTA – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby resmi mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan dalam perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Kuansing, Riau.

Momen tersebut menjadi perhatian ketika Suhardiman, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnaen dan seorang pihak swasta, keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan tangan diborgol sebelum dibawa menuju rumah tahanan.

Di tengah pengawalan petugas, Suhardiman masih sempat menyampaikan pesan singkat kepada awak media.

"Makasih mohon dukungan doa ya, kita asas praduga tak bersalah ya sama-sama kita berdoa ya," ujar Suhardiman.

Ketiganya kemudian dimasukkan ke mobil tahanan KPK untuk menjalani proses penahanan di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih.

Sebelum resmi ditahan, Suhardiman Amby dan Sekda Kuansing Zulkarnaen sempat menjadi pihak yang dicari penyidik setelah operasi senyap berlangsung di Kuansing.

Keduanya akhirnya menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK pada malam hari.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, keduanya tiba sekitar pukul 21.17 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.

"Per malam ini, Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri. Tiba di Merah Putih sekitar pukul 21.17 WIB," kata Budi Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa setelah tiba di kantor KPK, keduanya langsung diperiksa oleh penyidik.

"Saat ini, keduanya langsung menjalani pemeriksaan intensif," ujarnya.

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan total 10 orang.

Sebanyak sembilan orang diamankan di Kabupaten Kuantan Singingi, sementara satu orang lainnya ditangkap di Jakarta.

Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, di antaranya Barang Bukti Elektronik (BBE) dan satu unit mobil yang diduga digunakan sebagai bagian dari praktik suap.

KPK menduga perkara ini berkaitan dengan praktik suap dalam proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.

Sebelum Suhardiman dan Zulkarnaen menyerahkan diri, KPK sempat mengimbau keduanya agar bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

"Sehingga memang kami dalam hal ini mengimbau agar yang bersangkutan kemudian bisa kooperatif dan menyerahkan diri," kata Budi Prasetyo.

Menurut KPK, perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan setelah dilakukan gelar perkara oleh pimpinan dan tim penyidik.

"Sehingga dalam proses atau tahap penyidikan ini, KPK kemudian nanti akan menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," pungkas Budi.

Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami konstruksi perkara, termasuk peran masing-masing pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Sumber: kompas.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved