www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Diskes Kampar Telusuri Menu Sup Ayam MBG yang Diduga Racuni 151 Siswa dan Guru di Tapung Hulu
Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:47:14 WIB
Menu MBG sup ayam di Kampar diduga racuni ratusan siswa dan guru.(ilustrasi/int)
Menu MBG sup ayam di Kampar diduga racuni ratusan siswa dan guru.(ilustrasi/int)

KAMPAR - Investigasi Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kampar mulai mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan 151 siswa dan guru di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar mengalami gejala keracunan makanan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Korban terdiri dari 13 siswa SD Negeri 008 Rimba Beringin serta 138 siswa dan guru SMK Negeri 1 Tapung Hulu.

Dugaan sementara mengarah pada makanan MBG yang disuplai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampar Tapung Hulu Bukit Kemuning.

Kadiskes Kampar, Zulhendra Das'at melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Elfian mengatakan, pihaknya telah menggali informasi dari pengelola SPPG, sekolah, pendamping siswa hingga korban yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian dalam investigasi adalah waktu pengolahan makanan. Menu MBG untuk dua sekolah tersebut dimasak beberapa jam sebelum makanan dikonsumsi para siswa.

Pada Selasa (18/8/2026), SPPG menyajikan menu berupa nasi putih, sup ayam, tahu goreng, mentimun dan pisang.

Menurut keterangan pengelola SPPG yang diterima Diskes Kampar, proses memasak dilakukan seperti biasanya tanpa penambahan bumbu di luar standar.

"Masakan diolah pukul 00.30 WIB untuk SD, ibu menyusui, ibu hamil, dan balita (3B). Masakan diolah untuk SMK pukul 03.30 WIB," kata Elfian, Kamis (20/8/2026).

Untuk kebutuhan distribusi, makanan bagi siswa SD dan kelompok 3B mencapai 1.674 porsi. Sementara untuk SMK disiapkan 909 porsi.

Dengan demikian, total makanan yang diproduksi SPPG pada hari tersebut mencapai 2.583 porsi.

Makanan kemudian mulai didistribusikan sekitar pukul 11.00 WIB.

Rentang waktu antara proses memasak dan konsumsi tersebut menjadi salah satu bagian penting yang diperiksa dalam investigasi.

Diskes Kampar masih mengandalkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor penyebab kejadian.

Keterangan dari sejumlah siswa yang diwawancarai saat mendapatkan perawatan di puskesmas turut memberikan petunjuk mengenai kondisi makanan yang dikonsumsi.

Beberapa siswa menyampaikan adanya perubahan pada sup ayam yang menjadi salah satu menu MBG.

"Kuah sop ayam asam dan daun bawangnya berbuih. Kuah dipisah dengan ayam, kuah diletakkan dalam tempat mika yang kecil dan dimasukkan dalam omprengan," ujar Elfian mengutip keterangan siswa.

Temuan tersebut membuat sup ayam menjadi salah satu komponen makanan yang mendapat perhatian dalam penyelidikan.

Namun, kondisi makanan yang dikeluhkan siswa belum dapat langsung ditetapkan sebagai penyebab keracunan. Kepastian mengenai sumber kontaminasi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Dari keterangan pendamping siswa, gejala pertama diketahui muncul setelah makanan dikonsumsi.

Pihak sekolah mendapati sejumlah siswa mengalami mual sekitar pukul 12.34 WIB. Setelah diperiksa lebih lanjut, terdapat 11 siswa SMK yang mengalami gejala serupa.

"Pihak sekolah kemudian menghubungi bidan untuk memberi pertolongan pertama. Berselang tak berapa lama, sekitar pukul 14.30 WIB, pendamping memberitahu puskesmas telah terjadi keracunan," jelas Elfian.

Puskesmas Sukaramai Tapung Hulu kemudian meminta pihak sekolah membawa para siswa untuk memperoleh penanganan medis.

"Puskesmas langsung meminta pendamping membawa seluruh siswa ke puskesmas untuk mendapat pertolongan," katanya.

Selain menangani korban, petugas kesehatan juga meminta pihak sekolah mengamankan sampel makanan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

Sampel makanan kini telah diamankan dan akan menjalani pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan tersebut menjadi tahapan penting untuk mengetahui apakah terdapat kontaminasi mikrobiologis, kimiawi, atau faktor lain yang menyebabkan munculnya gejala pada siswa dan guru.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
  Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved