www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Korban Dugaan Keracunan MBG Kampar Terus Bertambah, Kini Capai 157 Siswa dan Guru
Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:54:26 WIB
Menu MBG racuni ratusan siswa dan guru di Kampar.(ilustrasi/int)
Menu MBG racuni ratusan siswa dan guru di Kampar.(ilustrasi/int)

KAMPAR - Kasus dugaan keracunan makanan yang melibatkan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kampar belum berhenti.

Memasuki hari keempat sejak kejadian pertama dilaporkan, jumlah siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan kembali bertambah.

Hingga Jumat (21/8/2026), total korban yang tercatat mencapai 157 orang. Angka tersebut terdiri dari 144 siswa dan guru SMK Negeri 1 Tapung Hulu serta 13 siswa SDN 008 Rimba Beringin.

Penambahan korban terjadi pada Jumat pagi. Sebanyak enam siswa SMKN 1 Tapung Hulu dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan kemudian dibawa ke Puskesmas Tapung untuk mendapatkan pemeriksaan.

Kadiskes Kampar, Zulhendra Das'at melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)  Diskes Kampar, Elfian membenarkan adanya tambahan korban tersebut.

“Ada penambahan enam orang tadi pagi,” kata Elfian.

Keenam siswa tersebut diperbolehkan kembali ke rumah pada hari yang sama setelah menjalani pemeriksaan.

Empat siswa yang sebelumnya dibawa ke fasilitas kesehatan pada Kamis (20/8/2026) juga telah diperbolehkan pulang.

“Informasi dari Kepala Puskesmas, jam 16.30 sudah pulang semua,” ujarnya.

Penambahan korban pada hari keempat membuat perhatian terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah tersebut semakin besar.

Bukan hanya jumlah penerima yang mengalami gangguan kesehatan, tetapi juga proses penelusuran mengenai makanan yang dikonsumsi para korban.

Berdasarkan investigasi Diskes Kampar yang telah disampaikan sebelumnya, keluhan pertama dari siswa SMKN 1 Tapung Hulu muncul pada Selasa (18/8/2026).

Pihak sekolah mendapati sejumlah siswa mulai mengalami mual sekitar pukul 12.34 WIB. Sekitar dua jam kemudian, sekolah melaporkan kejadian tersebut kepada Puskesmas Sukaramai, Tapung Hulu.

Keluhan yang dialami korban antara lain mual, pusing, muntah, dan diare.

Kondisi tersebut kemudian mendorong petugas kesehatan melakukan penelusuran terhadap makanan yang dikonsumsi para siswa sebelum gejala muncul.

Salah satu menu yang dikonsumsi para korban adalah sup ayam, yang merupakan bagian dari menu MBG di sekolah tersebut.

Menu itu dipasok melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kampar Tapung Hulu Bukit Kemuning.

Meski sup ayam dari menu MBG menjadi bagian dari penelusuran, hingga Jumat belum ada hasil laboratorium yang dapat memastikan makanan tersebut sebagai penyebab gangguan kesehatan para siswa.

Sampel makanan yang dikonsumsi telah diamankan dan dikirim untuk pemeriksaan laboratorium. Hasil pengujian masih ditunggu.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
  Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved