PEKANBARU – Rencana menjadikan kawasan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau di Pekanbaru sebagai pusat perkantoran pemerintahan baru mendorong Pemprov Riau menyiapkan peningkatan infrastruktur jalan.
Jalan Ahmad Yani I, yang berada di sisi Kantor Disdik Riau, menjadi salah satu ruas yang diproyeksikan perlu diperlebar untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas kendaraan.
Penataan akses tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan gedung kembar atau Twin Tower yang dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan kawasan pemerintahan.
Pemprov Riau menilai pembangunan gedung tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan desain bangunan, tetapi juga harus diikuti peningkatan kapasitas infrastruktur pendukung.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Riau, Zulfahmi mengatakan, kondisi sejumlah jalan di sekitar lokasi belum sepenuhnya mendukung kebutuhan apabila aktivitas perkantoran pemerintah provinsi nantinya terkonsentrasi di kawasan tersebut.
"Kondisi sejumlah jalan yang ada saat ini belum memadai untuk menunjang aktivitas pemerintahan. Apabila seluruh pusat perkantoran Pemprov Riau nantinya terpusat di kawasan itu," kata Zulfahmi, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, Jalan Ahmad Yani I menjadi salah satu ruas yang membutuhkan perhatian serius karena kondisi eksistingnya relatif sempit.
Peningkatan kapasitas jalan dinilai penting untuk mengimbangi aktivitas kendaraan yang berpotensi bertambah seiring pengembangan kawasan Twin Tower.
"Kalau bangunan itu sudah dibangun, tentu membutuhkan kapasitas jalan yang memadai. Kondisi jalan yang ada sekarang masih sempit, terutama Jalan Ahmad Yani I di samping Kantor Disdik Riau," ungkapnya.
Rencana pelebaran Jalan Ahmad Yani I menunjukkan bahwa pengembangan pusat pemerintahan baru di Pekanbaru membutuhkan perencanaan yang lebih luas dari sekadar pembangunan gedung.
Konsentrasi perkantoran dalam satu kawasan berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama pada jam masuk dan pulang kerja.
Karena itu, kapasitas jalan, kelancaran arus lalu lintas, serta keterhubungan dengan ruas jalan lainnya menjadi aspek yang perlu diperhitungkan.