www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Jembatan Siak IV Jadi Lokasi Jualan Malam Hari, Markarius Minta Satpol PP Pekanbaru Bertindak
Senin, 28 September 2026 - 22:42:12 WIB
Jembatan Siak IV jadi lokasi wisata kuliner.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Jembatan Siak IV jadi lokasi wisata kuliner.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang berhenti untuk bertransaksi di atas Jembatan Siak IV Pekanbaru kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar menilai aktivitas tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban lalu lintas, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas.

Karena itu, Markarius meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru memperkuat pengawasan dan melakukan penertiban secara konsisten, terutama pada sore hingga malam hari ketika aktivitas PKL mulai meningkat.

Menurut Markarius, persoalan tersebut sebenarnya sudah berulang kali ditangani. Satpol PP Pekanbaru bahkan telah beberapa kali ditugaskan untuk menertibkan pedagang yang menggunakan area jembatan sebagai lokasi berjualan.

"Sudah berapa kali kita tugaskan Satpol PP untuk melakukan penertiban. Yang banyak itu pedagang yang jualan pakai gerobak dorong," kata Markarius, Senin (28/9/2026).

Markarius menilai persoalan di Jembatan Siak IV bukan semata keberadaan pedagang. Kendaraan masyarakat yang berhenti atau parkir untuk membeli dagangan juga menjadi faktor yang dapat mempersempit ruang lalu lintas.

Kondisi itu menjadi lebih berisiko ketika kendaraan berhenti secara mendadak di jalur yang masih digunakan kendaraan lain.

Sejumlah pedagang diketahui menggunakan gerobak dorong, sepeda listrik hingga mobil sebagai sarana berjualan.

Lapak kemudian ditempatkan di sisi jembatan dan pada sejumlah titik berpotensi mengambil ruang yang seharusnya digunakan untuk pergerakan kendaraan.

Pemko Pekanbaru sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan Jembatan Siak IV sebagai lokasi berjualan maupun tempat berhenti untuk melakukan transaksi.

"Ini cukup berbahaya kalau dilakukan di atas jembatan. Kita sudah informasikan juga kepada masyarakat umum agar itu tidak dilakukan," ujarnya.

Persoalan berulangnya aktivitas PKL setelah penertiban menjadi tantangan tersendiri bagi Pemko Pekanbaru.

Jika pengawasan hanya dilakukan secara berkala, pedagang berpotensi kembali menempati lokasi tersebut setelah petugas meninggalkan kawasan.

Karena itu, Markarius meminta Dishub dan Satpol PP tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga meningkatkan pengawasan pada jam-jam rawan aktivitas perdagangan.

"Ini membahayakan bukan hanya pembeli, tetapi juga mereka yang di situ. Intinya, ini terus kita sampaikan dan kita minta untuk tugas," katanya.

Ia menegaskan, keberadaan PKL di atas jembatan bukan sekadar persoalan estetika kota. Aktivitas tersebut berkaitan langsung dengan keselamatan pedagang, pembeli maupun pengendara lain.

"Ini cukup membahayakan keselamatan pengendara," tegas Markarius.

Jembatan Siak IV pada dasarnya merupakan bagian dari jaringan jalan yang harus tetap menjamin kelancaran pergerakan kendaraan.

Ketika sebagian ruangnya berubah menjadi lokasi transaksi, muncul konflik antara fungsi utama infrastruktur dan aktivitas perdagangan informal.

Pemko Pekanbaru kini meminta dua perangkat daerah terkait memperkuat pengawasan agar aktivitas tersebut tidak kembali memenuhi area jembatan, khususnya pada malam hari.

Penertiban yang berulang menunjukkan persoalan PKL di Jembatan Siak IV tidak cukup diselesaikan hanya dengan memindahkan pedagang.

Konsistensi pengawasan dan kepatuhan masyarakat juga menjadi faktor penting untuk menjaga keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Penulis: Mimi
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
  Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved