www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Evaluasi Makan Bergizi Gratis di Riau, Gubri Soroti Rasa hingga Keamanan Pangan
Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:53:50 WIB
Gubernur Riau, Abdul Wahid evaluasi program makan bergizi gratis (foto/MCR)
Gubernur Riau, Abdul Wahid evaluasi program makan bergizi gratis (foto/MCR)

PEKANBARU - Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional, Dadang Hendrayudha, memimpin rapat evaluasi pelaksanaan program prioritas Presiden mengenai makan bergizi gratis (MBG) di Provinsi Riau.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Melati Kantor Gubernur, Selasa (21/10/2025), dan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah hingga perwakilan kabupaten/kota se-Riau.

Dalam pemaparannya, Gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan MBG, diketuai oleh Sekretaris Daerah. Satgas ini bekerja sama dengan seluruh Sekda kabupaten/kota untuk memantau pelaksanaan program secara menyeluruh, termasuk kunjungan rutin ke sekolah-sekolah dan dapur penyedia makanan.

Saat ini, cakupan program MBG di Riau baru menjangkau sekitar 10 persen dari target sasaran. Meskipun masih terbatas, respons masyarakat disebut sangat positif. Banyak orang tua merasa terbantu karena tidak perlu lagi menyiapkan bekal makan untuk anak-anak mereka.

Namun, Wahid mengakui bahwa pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala. Di awal implementasi, hanya separuh siswa yang mau mengonsumsi makanan yang disediakan karena alasan rasa. Ia pun meminta agar dapur-dapur meningkatkan cita rasa makanan.

“Anak-anak boleh mengeluh, tapi sampaikan secara tertulis. Masukkan ke tempat makan, bukan disebarkan di media sosial,” ujar Wahid tegas dikutip dari MCRiau.

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah pengujian kualitas bahan pangan. Pada 2025, hanya tersedia 112 unit rapid test kit untuk mendeteksi kandungan pestisida dan formalin, sementara setiap Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) wajib menguji minimal lima jenis bahan segar. Hingga saat ini, baru 15 SPPG yang melakukan pengujian, tersebar di 12 titik di Pekanbaru dan 3 di Kampar.

Gubernur juga menyinggung kasus keracunan makanan yang sempat terjadi akibat kelalaian dapur yang memasak dari malam hari. Prosedur sebenarnya mengharuskan memasak dimulai pukul 2 hingga 5 pagi, namun pengawasan di lapangan masih lemah.

Deputi Dadang menambahkan bahwa saat ini terdapat sekitar 873 SPPG di Pekanbaru, namun sebagian besar belum memiliki dapur aktif. Padahal, beberapa tenaga kerja sudah menerima gaji dari negara. Ia menyoroti pentingnya kehadiran ahli gizi dan akuntan di setiap dapur, terutama untuk menyesuaikan menu dengan kearifan lokal serta memastikan kandungan gizi yang seimbang.

Sementara itu, pembangunan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Riau tidak lagi melalui portal nasional mitra.bgn.go.id. Investor lokal bisa langsung mendaftar melalui Satgas kabupaten/kota. Setiap unit SPPG dirancang seluas 150 meter persegi, lengkap dengan fasilitas kantor, dapur, gudang, hingga tempat pencucian.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UMP Riau 2027 masih belum dibahas.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)UMP Riau 2027 Belum Dibahas, Kapan Pekerja Bisa Tahu Besaran Kenaikannya?
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)Tak Cukup Jalan Protokol, DPRD Pekanbaru Minta Kabel Semrawut di Gang Ikut Ditertibkan
Harga TBS Sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)CPO Anjlok Rp152, Harga Sawit Plasma Riau Pekan Ini Ikut Terkoreksi
Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Harap Kegiatan APBD-P 2026 Segera Berjalan
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)350 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 5 Hotspot Sore Ini
Kepala DLH Rohil, Suwandi SSos.(foto: afrizal/halloriau.com)Sampah Menumpuk di Bagansiapiapi, DLH Rohil Ternyata Hanya Punya 4 Truk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.Penghapusan Denda PBB Dinilai Efektif, DPRD Minta Bapenda Pertimbangkan Perpanjangan
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Rois SAg (foto/int)DPRD Pekanbaru Minta Anggaran Jalan dan Drainase 2027 Naik Dua Kali Lipat
Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved