www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Aliansi PPPK Riau Audiensi dengan Pimpinan DPRD, Perjuangkan Kesetaraan dan Kepastian Kontrak 2027
Senin, 02 November 2026 - 13:24:42 WIB
Audiensi pengurus aliansi PPPK diterima Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmidzi, didampingi anggota, Abdullah di ruang Wakil Ketua DPRD Riau (foto/tribunpku)
Audiensi pengurus aliansi PPPK diterima Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmidzi, didampingi anggota, Abdullah di ruang Wakil Ketua DPRD Riau (foto/tribunpku)

PEKANBARU – Kesenjangan TPP antara PPPK dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menjadi sorotan. Merasa belum mendapatkan hak yang setara, para pegawai PPPK kini menyuarakan tuntutan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.

Pasalnya, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov Riau saat ini hanya sebesar Rp500 ribu per bulan. Besaran tersebut berlaku sama bagi seluruh PPPK, baik yang bertugas di organisasi perangkat daerah (OPD) teknis maupun tenaga pendidik atau guru.

Kondisi ini dinilai tidak sebanding dengan TPP yang diterima PNS di lingkungan Pemprov Riau, yang disebut mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Persoalan tersebut akhirnya dibawa ke meja DPRD Riau. Aliansi Merah Putih PPPK Provinsi Riau mendatangi pimpinan DPRD Riau untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperjuangkan kesetaraan hak dan kesejahteraan pegawai PPPK, Senin (2/11/2026).

Rombongan belasan pengurus aliansi diterima Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmidzi, didampingi anggota DPRD Riau Abdullah, di ruang Wakil Ketua DPRD Riau.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Aliansi Merah Putih PPPK Provinsi Riau, Eko Wibowo, mengungkapkan ada tiga tuntutan utama yang mereka harapkan dapat diperjuangkan oleh DPRD dan pemerintah daerah.

Tuntutan pertama adalah meminta pemerintah meninjau kembali besaran TPP agar PPPK mendapatkan perlakuan yang lebih adil dan setara dengan PNS.

Eko menilai pemberian TPP sebesar Rp500 ribu per bulan perlu menjadi perhatian serius. Sebab, seluruh PPPK mendapatkan nominal yang sama tanpa melihat tempat maupun bidang tugas masing-masing.

"Kami meminta peninjauan dan kesetaraan TPP. Ini harus menjadi perhatian karena TPP kami hanya dipatok Rp500 ribu semuanya, baik di OPD teknis maupun guru. Sama-sama Rp500 ribu per bulan,"ujar Eko Wibowo Senin (2/11/2026).

Tuntutan kedua menyangkut kepastian nasib PPPK paruh waktu. Aliansi berharap pemerintah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan status mereka, termasuk jaminan pekerjaan agar tidak terus dihantui ketidakpastian.

Sementara tuntutan ketiga berkaitan dengan jaminan sosial dan perlindungan bagi seluruh PPPK di lingkungan Pemprov Riau.

Menurut Eko, ketiga persoalan tersebut merupakan hal mendasar yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Ia berharap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti sebatas audiensi, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui kebijakan konkret.

"Kami berharap tiga tuntutan tersebut dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah sehingga tercipta perhatian dan keadilan bagi pegawai PPPK,"ujar Eko.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmidzi menyatakan pihaknya akan meneruskan tuntutan Aliansi Merah Putih PPPK kepada pemerintah daerah untuk dibahas dan ditindaklanjuti.

Salah satu opsi yang menurutnya dapat dipertimbangkan adalah mengalihkan pembiayaan gaji PPPK kepada pemerintah pusat.

"Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau yang saat ini menghadapi keterbatasan anggaran,"jelas Ahmad Tarmidzi.

Usulan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi tekanan terhadap keuangan daerah, sekaligus membuka ruang bagi pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan para pegawai PPPK.

Kini, para PPPK berharap tuntutan mereka mendapat respons nyata dari pemerintah. Bagi mereka, persoalan ini bukan sekadar angka TPP, melainkan menyangkut keadilan, kepastian masa depan, serta penghargaan terhadap pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Sumber: tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi  harga sawit Riau periode 4–10 November 2026 turun (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Rp10,36 per Kg, CPO Jadi Pemicu
Pemkab Kuansing siapkan digitalisasi aset daerah, 47 sertifikat tanah diserahkan BPN (foto/ultra)Amankan Aset Daerah, BPN Serahkan 47 Sertifikat Tanah ke Pemkab Kuansing
Erfan Effendi, pengurus KTNA Nasional dan Wakil Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau (foto/ist)Erfan Effendi: MBG dan Strategi Dua Tangan Pemerintah RI
Ilustrasi harga emas Antam hari ini meroket (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Lagi, 1 Gram Kini Tembus Rp2,54 Juta
Ilustrasi hujan berpotensi meluas di Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Guyur Hampir Seluruh Riau Hari Ini, Waspada Angin Kencang
  Pemko Pekanbaru perketat pengawasan takaran BBM di SPBU (foto/ist)Disperindag Pekanbaru dan Pertamina Periksa Mesin Pompa BBM, Ini Hasilnya
Libatkan 12 perusahaan, penataan kabel fiber optik di Pekanbaru dimulai dari Jalan Paus (foto/ist)Kabel Semrawut Mulai Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Targetkan Penataan Hingga Akhir 2026
Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Bangkinang bakal dinamai Sultan Muhammad Ali (foto/int)Disetujui Kementerian PU, Gerbang Tol di Pekanbaru Bakal Gunakan Nama Sultan Muhammad Ali
Bandara SSK II Pekanbaru menjadi pintu masuk favorit Wisman untuk berkunjung ke Riau (foto/int)Malaysia Masih Jadi Penyumbang Wisman Terbesar ke Riau
PSPS Pekanbaru.PSPS Pekanbaru Masih di Puncak, Tapi Ancaman PSMS Medan Semakin Nyata
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved